• Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada DIREKTORAT PENGEMBANGAN USAHA
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Sambutan
  • Program
    • Pengelolaan Kawasan Sains dan Teknologi
      • Kawasan UGM STP
      • Program Layanan Hilirisasi Inovasi
      • Layanan TTO
    • Pengelolaan dan Pembinaan Usaha
      • Layanan Pendampingan Badan Usaha UGM
    • Innovative Academy
    • Intellectual Property Management Office (IPMO)
  • Hibah/Grant
    • Hiliriset
      • Hiliriset Ajakan industri
      • Tim Pakar Dorongan Teknologi LPDP
      • Riset Kemitraan Internasional 2026
      • Dorongan Teknologi
      • Sinergi Prioritas BOPTN
      • Sinergi Strategi LPDP
      • Ajakan Industri Prioritas BOPTN
      • Ajakan Industri Startegis LPDP
      • Dorongan Teknologi (Tahun Kedua) BOPTN
      • Tim Pakar Dorongan Teknologi BOPTN
      • Pengujian Produk LPDP
      • Bestari Saintek LPDP
      • Perpanjangan Pendaftaran SINERGI Batch 2 TEMATIK 2026
    • Prime STeP
      • Hibah Pengembangan Inovasi
      • Startup Grant
    • Dashboard Monitoring Hibah Direktorat Pengembangan Usaha tahun 2018-2026
    • Materi Sosialisasi/Workshop UGM STP
  • Produk
    • Agrokompleks Pangan
    • Art and Heritage
    • Alat Kesehatan dan Obat
    • MRTIK
  • Kerja Sama
    • Anak Usaha
    • Mitra
  • Berita
  • Kontak
  • Home
  • Berita

UGM Membangun Industri Kakao Terpadu di Kabupaten Batang

  • Berita, Slider
  • 16 Agustus 2017, 07.10
  • Oleh : admin

                          9227--730x420px 9226--730x420px

Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian, Ir. Panggah Susanto, MM, meresmikan pembangunan Pusat Pengembangan Kompetensi Industri Kakao Terpadu di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Selasa (15/8).Pabrik yang dibangun di tengah kawasan perkebunan kakao milik UGM yang dikelola PT Pagilaran seluas 208 hektar ini dibangun untuk memanfaatkan potensi komoditas kakao di Indonesia serta menjawab kebutuhan pasar di dalam dan luar negeri.

“Potensi komoditas kita sesungguhnya sangat luar biasa, tapi belum terwujud menjadi penggerak ekonomi bangsa. Karena itu, melalui proyek ini, mari kita bersama-sama mewujudkannya,” ujar Panggah sebelum melakukan ground breaking pembangunan pabriik secara simbolis dengan membunyikan sirene.

Panggah menuturkan, kerja sama antara Kementerian Perindustrian dengan UGM untuk membangun proyek ini bermula dari kunjungan rektor UGM ke Menteri Perindustrian beberapa waktu yang lalu. Kementerian Perindustrian kemudian menyetujui proposal pengembangan industri kakao yang diajukan oleh UGM karena hal ini dipercaya dapat dimanfaatkan bagi kepentingan nasional.

“Kami percaya kepada pengalaman serta komitmen PT Pagilaran untuk mengelola pabrik ini,” ucapnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh Bupati Batang, H. Wihaji, S.Ag., M.Pd., yang turut mendampingi Panggah dalam peresmian ini. Ia menyambut baik kerja sama ini sebagai salah satu sarana untuk mencapai target pemerintah daerah dalam menciptakan lapangan kerja baru serta membentuk 1000 wirausahawan baru.

“Harapannya akan ada kerja sama yang baik, dan ini akan menjadi sesuatu yang luar biasa dan bermanfaat bukan hanya untuk riset tapi juga bagi masyarakat,” kata Wihaji.

Direktur PT Pagilaran, Dr. Ir. Rachmad Dunadi, M.Si., menuturkan rancangan pembangunan industri ini dicetuskan ketika melihat berbagai persoalan yang dihadapi oleh para petani kakao, khususnya terkait harga jual kakao di pasar yang dirasa kurang menguntungkan.

“Selama ini petani banyak menghadapi kendala harga di pasar. Maka, kami pikir andaikan bisa membangkitkan industri primer dan dikelola secara terpadu, harga bahan baku ini tidak lagi menjadi isu yang memojokkan petani dan yang membuat mereka tidak lagi tertarik untuk menanam kakao,” tuturnya.

Rachmad menambahkan, pabrik ini nantinya akan memproduksi berbagai produk olahan kakao seperti cocoa butter yang dapat menjadi komoditas ekspor. Dengan berdirinya industri ini, lanjutnya, diharapkan keinginan warga setempat untuk menanam kakao pun dapat kembali meningkat karena dapat dijual sebagai bahan baku industri yang akan dibangun.

“Mudah-mudahan jadi ada alasan kuat untuk membangkitkan kembali perkebunan rakyat. Kami akan menjadi pembeli utama dari produk biji kakao yang dihasilkan petani,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Rektor UGM Bidang Kerja Sama dan Alumni, Dr. Paripurna, S.H., LL.M., menyatakan bahwa hal ini adalah wujud dari pentahelix atau kerja sama lintas lembaga dan lintas disiplin yang dituju oleh UGM, juga sebagai sarana hilirisasi hasil-hasil riset menjadi inovasi sosial yang mengiringi Indonesia di dalam kompetisi global.

“Sudah sejak lama UGM menginginkan suatu bentuk kerja sama pentahelix. Terima kasih kepada Direktur Pagilaran yang sudah mewujudkan hal tersebut,” ujar Paripurna.

Selain seremonial ground breaking, dalam kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan kerja sama tripartit antara UGM, Kementerian Perindustrian, serta Pemerintah Kabupaten Batang. Kerja sama ini diharapkan dapat membuka jalan bagi upaya-upaya kerja sama strategis yang telah diawali di Pusat Pengembangan Industri Kakao sebagai model dari pembangunan pusat-pusat industri agribisnis lainnya. (Humas UGM/Gloria)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Related Posts

UGM, Kemenperin, Mars Symbioscience Indonesia, dan Salim Agro Chemical Perkuat Kolaborasi Pengembangan Ekosistem Kakao Nasional

Berita Senin, 27 Juli 2026

Yogyakarta, 21 Juli 2026 — Universitas Gadjah Mada bersama Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, PT Mars Symbioscience Indonesia, dan PT Salim Agro Chemical menjajaki kolaborasi pengembangan ekosistem kakao nasional dari sektor hulu hingga hilir.

Rekrutmen Tenaga Mahasiswa Paruh Waktu Direktorat Pengembangan Usaha Periode Agustus – Desember 2026

Berita Rabu, 22 Juli 2026

 1.        Persyaratan Umum:
o  Mahasiswa aktif UGM jenjang Diploma (Sekolah Vokasi) /Sarjana /Pascasarjana.
o  Minimal Mahasiswa semester 6 (enam) bagi jenjang Diploma dan Sarjana.
o  Memiliki kemampuan komunikasi dan interpersonal yang baik.
o  Tidak sedang/akan mengikuti magang,  dan Kuliah Kerja Nyata (KKN).
o  Mampu bekerja secara individu dan tim.
o  Memiliki waktu minimal 4 jam/hari (5 hari kerja).
o  Bersedia bekerja dengan sistem kontrak 5 bulan.
o  Berpengalaman mengelola acara workshop, seminar dan sejenisnya.
o  Memiliki kemampuan berbahasa Inggris pasif maupun aktif lebih disukai.

2.        Persyaratan Khusus
Posisi: Asisten Bidang Pengelolaan Unit Kegiatan Usaha Jumlah 1 Orang
dan Kode PU

o  Persyaratan Khusus:

·          Mahasiswa dari jurusan Manajemen Konsentrasi Keuangan/Akuntansi (1 orang).

·          Menguasai aplikasi komputer Ms Excel/Google Sheet, Ms Word/Google Docs, Ms PowerPoint/Google Slides, dan Canva/Figma.

·         Memiliki kemampuan dalam memahami manajemen keuangan (IRR, NPV, dll.)

·          Diutamakan memiliki kemampuan dalam melakukan
penilaian bisnis (business plan, market size, feasibility study).

o  Job Description:

·     Membantu menyiapkan bahan/data yang diperlukan
dalam pengelolaan Unit Kegiatan Usaha Universitas Gadjah Mada.

·          Membantu menyiapkan bahan/data yang diperlukan
untuk penyusunan laporan bidang pengembangan usaha

·          Membantu melakukan identifikasi, pembaruan,
penginputan, dan/atau penstatusan data di bidang pengembangan usaha pada
website dan sosial media yang digunakan.

·          Membuat proyeksi bisnis, business plan, market
size, dan feasibility study.

·          Membantu menjadi kontributor pemberitaan
kegiatan Direktorat Pengembangan Usaha.

3.       Tahapan Proses Seleksi:

                   I.             Pendaftaran : 21-26 Juli 2026                      

                    II.             Seleksi Administrasi : 27Juli 2026

                   III.             Seleksi Wawancara  : 28 Juli 2026

4.       Kelengkapan Dokumen Persyaratan

o  Surat lamaran ditujukan kepada: Direktur Pengembangan Usaha Universitas Gadjah
Mada, Jl.

STP UGM Perkuat Kolaborasi Internasional melalui Kunjungan Delegasi JICA, JETRO, BKPM, dan Perusahaan Jepang

Berita Selasa, 30 Juni 2026

Yogyakarta – Science Techno Park (STP) Universitas Gadjah Mada kembali menunjukkan perannya sebagai penghubung antara ekosistem inovasi perguruan tinggi dengan dunia industri melalui penyelenggaraan Forum Pertemuan Komunitas Bisnis Jepang, BKPM, JETRO, JICA, dan STP UGM yang berlangsung di Ruang Sidang 2, Gedung Pusat Balairung UGM, pada Kamis (25/6).

Midterm Review PRIME STeP Perkuat Inovasi UGM

Berita Kamis, 11 Juni 2026

Midterm Review PRIME STeP menjadi momentum penting bagi Universitas Gadjah Mada dalam memperkuat ekosistem inovasi dan hilirisasi riset.

Universitas Gadjah Mada

Direktorat Pengembangan Usaha UGM

Kantor Pusat UGM, Sayap Selatan, Lantai 2,

Bulaksumur, Yogyakarta 55281

Telp: +62274 5573 66

HP: +62 813-8268-8709

HP: +62 821-3766-4774

Email: ditpui@ugm.ac.id

Tentang Kami

Program

  • Pengelolaan Kawasan Sains dan Teknologi
  • Pengembangan Usaha
  • Innovative Academy
  • Intellectual Property Management Office (IPMO)

Hibah/Grant

  • Matching Fund Program
  • Prime STeP

Lain-Lain

  • Produk
  • Kerja Sama
  • Berita
  • Kontak

© 2026 Direktorat Pengembangan Usaha Universitas Gadjah Mada

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju