• Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada DIREKTORAT PENGEMBANGAN USAHA
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Sambutan
  • Program
    • Pengelolaan Kawasan Sains dan Teknologi
      • Kawasan UGM STP
      • Program Layanan Hilirisasi Inovasi
      • Layanan TTO
    • Pengelolaan dan Pembinaan Usaha
      • Layanan Pendampingan Badan Usaha UGM
    • Innovative Academy
    • Intellectual Property Management Office (IPMO)
  • Hibah/Grant
    • Hiliriset
      • Hiliriset Ajakan industri
      • Tim Pakar Dorongan Teknologi LPDP
      • Riset Kemitraan Internasional 2026
      • Dorongan Teknologi
      • Sinergi Prioritas BOPTN
      • Sinergi Strategi LPDP
      • Ajakan Industri Prioritas BOPTN
      • Ajakan Industri Startegis LPDP
      • Dorongan Teknologi (Tahun Kedua) BOPTN
      • Tim Pakar Dorongan Teknologi BOPTN
      • Pengujian Produk LPDP
      • Bestari Saintek LPDP
      • Perpanjangan Pendaftaran SINERGI Batch 2 TEMATIK 2026
    • Prime STeP
      • Hibah Pengembangan Inovasi
      • Startup Grant
    • Dashboard Monitoring Hibah Direktorat Pengembangan Usaha tahun 2018-2026
    • Materi Sosialisasi/Workshop UGM STP
  • Produk
    • Agrokompleks Pangan
    • Art and Heritage
    • Alat Kesehatan dan Obat
    • MRTIK
  • Kerja Sama
    • Anak Usaha
    • Mitra
  • Berita
  • Kontak
  • Home
  • Berita

UGM, Kemenperin, Mars Symbioscience Indonesia, dan Salim Agro Chemical Perkuat Kolaborasi Pengembangan Ekosistem Kakao Nasional

  • Berita
  • 27 Juli 2026, 07.56
  • Oleh : roni_arifia

Yogyakarta, 21 Juli 2026 — Universitas Gadjah Mada bersama Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, PT Mars Symbioscience Indonesia, dan PT Salim Agro Chemical menjajaki kolaborasi pengembangan ekosistem kakao nasional dari sektor hulu hingga hilir. Penjajakan tersebut dibahas dalam Diskusi Pengembangan Ekosistem Kakao, Hilirisasi, dan Peluang Kerja Sama yang berlangsung di Gedung Gelanggang Inovasi dan Kreativitas Universitas Gadjah Mada, Selasa (21/7).

Pertemuan membahas sejumlah tantangan industri kakao Indonesia, mulai dari penurunan produktivitas tanaman, serangan penyakit, kualitas bahan baku, proses fermentasi dan pascapanen, hingga penguatan industri pengolahan dan pemasaran produk bernilai tambah.

Wakil Rektor UGM Bidang Perencanaan, Aset, dan Sistem Informasi, Dr. Danang Sri Hadmoko, S.Si., M.Sc., menyampaikan “UGM menempatkan inovasi dan kemitraan sebagai salah satu prioritas universitas. Kolaborasi dengan pemerintah dan industri diperlukan untuk menghubungkan kapasitas riset, fasilitas, serta sumber daya akademik dengan kebutuhan nyata di lapangan”.

Menurutnya, UGM memiliki kompetensi lintas disiplin yang dapat mendukung pengembangan kakao, meliputi bidang pertanian, teknologi pertanian, teknik, pangan, kesehatan, bisnis, dan pemberdayaan masyarakat. Fasilitas serta ekosistem inovasi UGM dapat dimanfaatkan sebagai ruang bersama untuk riset terapan, pengujian teknologi, pengembangan produk, pelatihan, dan hilirisasi.

Direktur Pengembangan Usaha UGM, Prof. Ir. Wiratni, S.T., M.T., Ph.D., IPM., menjelaskan “UGM memiliki Cocoa Teaching and Learning Industry atau CTLI yang dibangun dengan dukungan Kementerian Perindustrian. Fasilitas tersebut dapat digunakan untuk penelitian, produksi percontohan, pengujian produk, pelatihan, serta pengembangan usaha bersama mitra”.

Selain fasilitas pengolahan, UGM memiliki lahan dan kebun uji, laboratorium, pakar, mahasiswa, unit usaha, serta jejaring pemerintah daerah dan kelompok masyarakat. Berbagai sumber daya tersebut dapat diintegrasikan untuk mendukung pengujian teknologi budidaya, perlindungan tanaman, fermentasi, pengolahan, hingga pengembangan produk kakao.

Perwakilan PT Mars Symbioscience Indonesia, Marlyn Patta Sumbung, mengatakan “Mars telah membangun ekosistem kakao yang mencakup riset bahan tanam, pendampingan budidaya, pembinaan petani, fermentasi, pengolahan biji, dan penggunaan kakao untuk berbagai produk. Mars juga mendorong penerapan prinsip pengadaan bahan baku yang bertanggung jawab dengan memperhatikan ketertelusuran, mutu, praktik budidaya, dan pencegahan deforestasi”.

Menurutnya, peningkatan produktivitas kakao tidak dapat dilakukan oleh satu pihak. Kolaborasi perlu melibatkan perguruan tinggi, pemerintah, industri penyedia sarana produksi, komunitas petani, dan pelaku pasar. Salah satu peluang kerja sama yang dapat dikembangkan bersama UGM adalah penguatan fermentasi kakao untuk meningkatkan kualitas, membentuk karakter rasa, dan membuka peluang produk bernilai tambah.

Sementara itu, Alexander H. Soeriyadi, B.Eng., Ph.D., dari PT Salim Agro Chemical menyampaikan, “Kami memiliki kompetensi dalam perlindungan tanaman, nutrisi, formulasi produk, manufaktur, distribusi, demonstrasi lapangan, dan edukasi petani. PT Salim Agro Chemical juga telah memulai uji lapangan pada tanaman kakao, termasuk pengujian produk untuk pengendalian penyakit busuk buah atau black pod”.

Perusahaan membuka peluang pelaksanaan uji dengan memanfaatkan laboratorium, kebun percobaan, jaringan petani, dan data lapangan. Kolaborasi juga dapat dikembangkan melalui divisi Bio Solution untuk menghasilkan produk berbasis biologi yang sesuai dengan kebutuhan petani dan industri.

Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian, Ir. Putu Juli Ardika, M.A., menegaskan, “Pengembangan kakao harus diarahkan pada persoalan nyata di lapangan. Penelitian perlu menjawab tantangan produktivitas, penyakit, bahan tanam, nutrisi, fermentasi, pengeringan, mutu, standardisasi, mesin pengolahan, dan akses pasar”.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan pendapatan petani melalui kenaikan produktivitas per hektar, perbaikan mutu biji, konsistensi pascapanen, ketertelusuran, dan penguatan posisi tawar. Pengembangan kakao tidak boleh berhenti pada ekspor bahan mentah, tetapi perlu memperkuat produk antara dan produk akhir yang memiliki nilai tambah.

Pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah rencana tindak lanjut, antara lain kunjungan UGM ke fasilitas dan ekosistem Mars di Sulawesi, inventarisasi fasilitas dan teknologi UGM, penyusunan desain pengujian produk bersama Salim Agro, serta penjajakan dukungan program dan pembiayaan melalui pemerintah, universitas, dan industri.

Para pihak juga akan menyusun kelompok kerja kecil dan dokumen konsep kerja sama yang memuat ruang lingkup, pembagian peran, lokasi kegiatan, target, indikator keberhasilan, serta jadwal pelaksanaan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menjadi model pengembangan kakao yang modern, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan produktivitas petani dan memperkuat daya saing industri kakao Indonesia.

Related Posts

Dirgahayu Indonesia ke-81: Akselerasi Inovasi Energi, Pangan, dan Tata Kelola Data UGM Menuju Indonesia Emas 2045

Berita Selasa, 18 Agustus 2026

Momen Dirgahayu Indonesia ke-81 menjadi semangat optimisme kita menuju target besar Indonesia Emas 2045.

Rekrutmen Tenaga Mahasiswa Paruh Waktu Direktorat Pengembangan Usaha Periode Agustus – Desember 2026

Berita Rabu, 22 Juli 2026

 1.        Persyaratan Umum:
o  Mahasiswa aktif UGM jenjang Diploma (Sekolah Vokasi) /Sarjana /Pascasarjana.
o  Minimal Mahasiswa semester 6 (enam) bagi jenjang Diploma dan Sarjana.
o  Memiliki kemampuan komunikasi dan interpersonal yang baik.
o  Tidak sedang/akan mengikuti magang,  dan Kuliah Kerja Nyata (KKN).
o  Mampu bekerja secara individu dan tim.
o  Memiliki waktu minimal 4 jam/hari (5 hari kerja).
o  Bersedia bekerja dengan sistem kontrak 5 bulan.
o  Berpengalaman mengelola acara workshop, seminar dan sejenisnya.
o  Memiliki kemampuan berbahasa Inggris pasif maupun aktif lebih disukai.

2.        Persyaratan Khusus
Posisi: Asisten Bidang Pengelolaan Unit Kegiatan Usaha Jumlah 1 Orang
dan Kode PU

o  Persyaratan Khusus:

·          Mahasiswa dari jurusan Manajemen Konsentrasi Keuangan/Akuntansi (1 orang).

·          Menguasai aplikasi komputer Ms Excel/Google Sheet, Ms Word/Google Docs, Ms PowerPoint/Google Slides, dan Canva/Figma.

·         Memiliki kemampuan dalam memahami manajemen keuangan (IRR, NPV, dll.)

·          Diutamakan memiliki kemampuan dalam melakukan
penilaian bisnis (business plan, market size, feasibility study).

o  Job Description:

·     Membantu menyiapkan bahan/data yang diperlukan
dalam pengelolaan Unit Kegiatan Usaha Universitas Gadjah Mada.

·          Membantu menyiapkan bahan/data yang diperlukan
untuk penyusunan laporan bidang pengembangan usaha

·          Membantu melakukan identifikasi, pembaruan,
penginputan, dan/atau penstatusan data di bidang pengembangan usaha pada
website dan sosial media yang digunakan.

·          Membuat proyeksi bisnis, business plan, market
size, dan feasibility study.

·          Membantu menjadi kontributor pemberitaan
kegiatan Direktorat Pengembangan Usaha.

3.       Tahapan Proses Seleksi:

                   I.             Pendaftaran : 21-26 Juli 2026                      

                    II.             Seleksi Administrasi : 27Juli 2026

                   III.             Seleksi Wawancara  : 28 Juli 2026

4.       Kelengkapan Dokumen Persyaratan

o  Surat lamaran ditujukan kepada: Direktur Pengembangan Usaha Universitas Gadjah
Mada, Jl.

STP UGM Perkuat Kolaborasi Internasional melalui Kunjungan Delegasi JICA, JETRO, BKPM, dan Perusahaan Jepang

Berita Selasa, 30 Juni 2026

Yogyakarta – Science Techno Park (STP) Universitas Gadjah Mada kembali menunjukkan perannya sebagai penghubung antara ekosistem inovasi perguruan tinggi dengan dunia industri melalui penyelenggaraan Forum Pertemuan Komunitas Bisnis Jepang, BKPM, JETRO, JICA, dan STP UGM yang berlangsung di Ruang Sidang 2, Gedung Pusat Balairung UGM, pada Kamis (25/6).

Midterm Review PRIME STeP Perkuat Inovasi UGM

Berita Kamis, 11 Juni 2026

Midterm Review PRIME STeP menjadi momentum penting bagi Universitas Gadjah Mada dalam memperkuat ekosistem inovasi dan hilirisasi riset.

Universitas Gadjah Mada

Direktorat Pengembangan Usaha UGM

Kantor Pusat UGM, Sayap Selatan, Lantai 2,

Bulaksumur, Yogyakarta 55281

Telp: +62274 5573 66

HP: +62 813-8268-8709

HP: +62 821-3766-4774

Email: ditpui@ugm.ac.id

Tentang Kami

Program

  • Pengelolaan Kawasan Sains dan Teknologi
  • Pengembangan Usaha
  • Innovative Academy
  • Intellectual Property Management Office (IPMO)

Hibah/Grant

  • Matching Fund Program
  • Prime STeP

Lain-Lain

  • Produk
  • Kerja Sama
  • Berita
  • Kontak

© 2026 Direktorat Pengembangan Usaha Universitas Gadjah Mada

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju