Program Hilirisasi Riset Prioritas – Ajakan Industri BOPTN 2026
Program Hilirisasi Riset Prioritas – Ajakan Industri merupakan program pendanaan dari Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, yang bersumber dari APBN melalui BOPTN Penelitian. Program ini dirancang untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia usaha dan dunia industri dalam menjawab kebutuhan teknologi yang spesifik dan aktual.
Program menggunakan pendekatan market pull, yaitu kebutuhan dan permasalahan nyata industri menjadi titik awal dalam penyusunan kegiatan riset dan pengembangan teknologi. Industri berperan sebagai penawar kebutuhan produk atau calon pengguna, sedangkan perguruan tinggi menawarkan solusi berbasis hasil riset melalui mekanisme lelang teknologi. Pendekatan tersebut diharapkan dapat memperkecil kesenjangan antara hasil penelitian perguruan tinggi dan kebutuhan pasar, sekaligus meningkatkan peluang adopsi dan komersialisasi inovasi.
Fokus Program
Hilirisasi Riset Prioritas – Ajakan Industri diarahkan pada pengembangan, adaptasi, pengujian, dan validasi teknologi yang secara langsung menjawab kebutuhan industri dalam delapan bidang prioritas nasional, yaitu:
- Digitalisasi;
- Energi;
- Hilirisasi dan industrialisasi;
- Kemaritiman;
- Kesehatan;
- Ketahanan pangan;
- Material maju; dan
- Pertahanan.
Teknologi yang ditawarkan oleh perguruan tinggi harus memiliki tingkat kesiapterapan teknologi awal sekurang-kurangnya TKT 6 serta dilengkapi dengan peta jalan peningkatan TKT yang jelas.
Skema Program
Penawaran Kebutuhan Industri
Industri berperan sebagai penawar kebutuhan produk atau calon konsumen dengan menyampaikan permasalahan pengembangan produk, kebutuhan teknologi, target luaran, kriteria mitra akademik, serta bentuk dukungan yang dapat diberikan. Penawaran kebutuhan tersebut diajukan melalui platform Hiliriset dan diseleksi berdasarkan kesesuaian dengan bidang prioritas, potensi dampak ekonomi, kebutuhan teknologi, serta kapasitas dan komitmen industri.
Industri yang dapat mengajukan penawaran berasal dari BUMN, BUMD, atau perusahaan berbadan hukum di Indonesia dengan skala usaha minimal mikro.
Pengusulan Solusi Teknologi Perguruan Tinggi
Perguruan tinggi mengajukan solusi teknologi untuk menjawab kebutuhan produk yang telah ditawarkan oleh industri. Proposal memuat deskripsi teknologi, value proposition, peta jalan peningkatan TKT, rencana kolaborasi teknis dan operasional, jadwal kegiatan, target luaran, serta rencana anggaran.
Proposal yang lolos seleksi selanjutnya disusun menjadi proposal bersama antara perguruan tinggi dan mitra industri. Proposal bersama tersebut memuat pembagian peran, mekanisme implementasi dan validasi teknologi, rencana adopsi, indikator capaian, serta komitmen pendanaan dari para pihak.
Tujuan Program
Program Hilirisasi Riset Prioritas – Ajakan Industri bertujuan untuk:
- menghasilkan produk teknologi siap pakai pada TKT 8–9 yang dapat diadopsi langsung oleh industri;
- meningkatkan jumlah dan kualitas produk inovasi perguruan tinggi yang terserap industri;
- mempercepat hilirisasi hasil riset menuju komersialisasi berbasis kebutuhan nyata industri;
- meningkatkan daya saing industri melalui pemanfaatan teknologi dalam negeri; dan
- membangun kolaborasi riset yang berkelanjutan antara perguruan tinggi dan dunia usaha dan dunia industri.
Pendanaan dan Kontribusi Mitra
Pendanaan program bersumber dari BOPTN Penelitian dan kontribusi mitra industri. Besaran pendanaan mengikuti Standar Biaya Keluaran Riset dan Inovasi, dengan ketentuan:
- luaran Kekayaan Intelektual maksimal Rp700 juta;
- luaran purwarupa maksimal Rp500 juta;
- luaran model atau strategi bisnis maksimal Rp250 juta; dan
- total pendanaan maksimal Rp1,2 miliar per judul per tahun.
Mitra industri wajib memberikan kontribusi dalam bentuk dana tunai dan/atau natura minimal 50% dari pendanaan yang diajukan kepada kementerian. Komponen tunai minimal 10% dari total kontribusi mitra pada tahun pertama, 20% pada tahun kedua, dan 30% pada tahun ketiga. Durasi pelaksanaan program dapat berlangsung selama satu hingga tiga tahun.
Luaran Program
Luaran Program Hilirisasi Riset Prioritas – Ajakan Industri disesuaikan dengan durasi pelaksanaan dan dapat berupa:
- model teknologi dan strategi bisnis;
- prototipe atau purwarupa pada TKT 7–9;
- produk inovasi siap pasar;
- Kekayaan Intelektual selain Hak Cipta;
- lisensi teknologi; dan
- kontrak industri.
Seluruh luaran wajib menunjukkan peningkatan TKT dan bukti pemanfaatan atau potensi adopsi oleh industri, antara lain melalui dokumentasi pengujian, testimoni mitra, lisensi, kontrak industri, atau bukti penerimaan pengguna.
Informasi lebih lanjut mengenai persyaratan, mekanisme pengusulan, ketentuan pendanaan, serta luaran program dapat diakses melalui laman resmi Program Hiliriset pada tautan berikut:
https://hiliriset.kemdiktisaintek.go.id/guide/ajakan-industri.