• Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada DIREKTORAT PENGEMBANGAN USAHA
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Sambutan
  • Program
    • Pengelolaan Kawasan Sains dan Teknologi
      • Kawasan UGM STP
      • Program Layanan Hilirisasi Inovasi
      • Layanan TTO
    • Pengelolaan dan Pembinaan Usaha
      • Layanan Pendampingan Badan Usaha UGM
    • Innovative Academy
    • Intellectual Property Management Office (IPMO)
  • Hibah/Grant
    • Hiliriset
      • Hiliriset Ajakan industri
      • Tim Pakar Dorongan Teknologi LPDP
      • Riset Kemitraan Internasional 2026
      • Dorongan Teknologi
      • Sinergi Prioritas BOPTN
      • Sinergi Strategi LPDP
      • Ajakan Industri Prioritas BOPTN
      • Ajakan Industri Startegis LPDP
      • Dorongan Teknologi (Tahun Kedua) BOPTN
      • Tim Pakar Dorongan Teknologi BOPTN
      • Pengujian Produk LPDP
      • Bestari Saintek LPDP
      • Sinergi Batch 2 Tematik
    • Prime STeP
      • Hibah Pengembangan Inovasi
      • Startup Grant
    • Portofolio Hibah Inovasi
  • Produk
    • Agrokompleks Pangan
    • Art and Heritage
    • Alat Kesehatan dan Obat
    • MRTIK
  • Kerja Sama
    • Anak Usaha
    • Mitra
  • Berita
  • Kontak
  • Home

Ajakan Industri Startegis LPDP

  • 28 Juli 2026, 06.12
  • Oleh : apriliawulandari

Program Hilirisasi Riset Strategis – Ajakan Industri LPDP 2026

Program Hilirisasi Riset Strategis – Ajakan Industri merupakan program pendanaan yang bersumber dari Dana Abadi di Bidang Pendidikan yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan atau LPDP. Program ini dirancang untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri dalam pengembangan teknologi yang bersifat lintas sektor, strategis, dan berdampak jangka panjang.

Program menggunakan pendekatan market pull, yaitu kebutuhan dan tantangan industri menjadi titik awal dalam pengembangan inovasi. Industri berperan sebagai penawar kebutuhan produk atau calon pengguna, sedangkan perguruan tinggi menawarkan solusi teknologi melalui mekanisme lelang teknologi. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk membangun kapasitas teknologi nasional, memperkuat ekosistem inovasi, serta mendukung kemandirian industri pada bidang-bidang strategis dan teknologi frontier.

Fokus Program

Hilirisasi Riset Strategis – Ajakan Industri difokuskan pada pengembangan teknologi dan ekosistem inovasi yang mendukung agenda strategis nasional, antara lain:

  • transisi hijau dan dekarbonisasi;
  • digitalisasi ekonomi;
  • ketahanan pangan, energi, kesehatan, dan pertahanan;
  • penguatan rantai pasok industri;
  • peningkatan nilai tambah produk strategis;
  • pengembangan teknologi frontier;
  • pengembangan platform dan standar teknologi; serta
  • penciptaan industri baru berbasis teknologi.

Lingkup kegiatan dapat berupa riset kolaboratif jangka menengah dan panjang, pengembangan sistem inovasi industri, model bisnis, kebijakan adopsi teknologi, serta proyek strategis lintas sektor seperti integrasi energi terbarukan dengan manufaktur hijau, teknologi kesehatan digital berbasis kecerdasan buatan, dan sistem ketahanan pangan berbasis bioindustri.

Skema Program

Penawaran Kebutuhan Industri

Industri berperan sebagai penawar kebutuhan produk atau calon konsumen dengan menyampaikan permasalahan pengembangan produk, kebutuhan teknologi, target luaran, kriteria mitra akademik, serta dukungan pendanaan dan sumber daya yang dapat diberikan.

Industri yang dapat mengajukan penawaran berasal dari BUMN, BUMD, atau perusahaan berbadan hukum di Indonesia dengan skala usaha minimal kecil. Tawaran industri diseleksi berdasarkan kesesuaiannya dengan agenda strategis nasional, potensi dampak ekonomi, kebutuhan teknologi, serta kapasitas dan komitmen industri.

Pengusulan Solusi Teknologi Perguruan Tinggi

Perguruan tinggi mengajukan solusi teknologi untuk menjawab kebutuhan strategis yang telah ditawarkan oleh industri. Teknologi yang diusulkan minimal berada pada TKT 6 serta dilengkapi peta jalan peningkatan TKT yang terukur.

Proposal memuat deskripsi teknologi, value proposition, rencana peningkatan TKT, rencana kolaborasi teknis dan operasional, jadwal pengembangan, target luaran, serta rencana anggaran. Proposal yang lolos kemudian disusun menjadi proposal bersama dengan mitra industri dan menjalani verifikasi anggaran oleh LPDP.

Tujuan Program

Program Hilirisasi Riset Strategis – Ajakan Industri bertujuan untuk:

  • membangun kapasitas teknologi nasional;
  • memperkuat ekosistem inovasi lintas bidang dan disiplin;
  • menghasilkan teknologi dan produk baru yang memiliki potensi besar bagi pengembangan industri;
  • mendukung kemandirian teknologi nasional pada bidang strategis dan frontier;
  • memperkuat rantai pasok serta mengurangi ketergantungan terhadap teknologi impor; dan
  • menciptakan dampak industri dan ekonomi yang berkelanjutan.

Pendanaan dan Kontribusi Mitra

Pendanaan dari LPDP dapat diusulkan maksimal Rp2 miliar per judul per tahun, dengan durasi pelaksanaan satu hingga tiga tahun. Dana dapat digunakan untuk biaya personel, bahan dan komponen produksi, pengujian, sertifikasi, pengadaan atau penyewaan peralatan, perjalanan, publikasi, pengurusan Kekayaan Intelektual, pengembangan produk, serta biaya manajemen sesuai ketentuan.

Mitra industri wajib memberikan kontribusi dalam bentuk dana tunai dan/atau natura minimal 50% dari pendanaan yang diajukan kepada LPDP. Kontribusi tunai minimal 10% dari total kontribusi mitra pada tahun pertama, 20% pada tahun kedua, dan 30% pada tahun ketiga. Kontribusi tunai yang melebihi ketentuan minimum menjadi nilai tambah dalam penilaian proposal.

Luaran Program

Luaran Program Hilirisasi Riset Strategis – Ajakan Industri disusun secara bertahap sesuai durasi pelaksanaan, antara lain:

  • produk layak beroperasi di lingkungan nyata pada TKT 7–8;
  • produk siap dipasarkan dan diterima pengguna pada TKT 9;
  • Kekayaan Intelektual;
  • model dan strategi bisnis;
  • publikasi internasional bereputasi Q1 atau Q2;
  • dokumen teknis produk;
  • kontrak penjualan dan evaluasi pengguna; serta
  • MoU atau PKS antara institusi ketua peneliti dan mitra industri.

Luaran tidak hanya dinilai berdasarkan kelengkapan administratif, tetapi juga harus menunjukkan bukti nyata bahwa teknologi telah diuji, dimanfaatkan, diterima pengguna, atau memiliki komitmen adopsi dan komersialisasi dari industri.

 

Informasi lebih lanjut mengenai persyaratan, mekanisme pengusulan, ketentuan pendanaan, serta luaran program dapat diakses melalui laman resmi Program Hiliriset pada tautan berikut: 

https://hiliriset.kemdiktisaintek.go.id/guide/ajakan-industri.

Universitas Gadjah Mada

Direktorat Pengembangan Usaha UGM

Kantor Pusat UGM, Sayap Selatan, Lantai 2,

Bulaksumur, Yogyakarta 55281

Telp: +62274 5573 66

HP: +62 813-8268-8709

HP: +62 821-3766-4774

Email: ditpui@ugm.ac.id

Tentang Kami

Program

  • Pengelolaan Kawasan Sains dan Teknologi
  • Pengembangan Usaha
  • Innovative Academy
  • Intellectual Property Management Office (IPMO)

Hibah/Grant

  • Matching Fund Program
  • Prime STeP

Lain-Lain

  • Produk
  • Kerja Sama
  • Berita
  • Kontak

© 2026 Direktorat Pengembangan Usaha Universitas Gadjah Mada

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju