• Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada DIREKTORAT PENGEMBANGAN USAHA
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Sambutan
  • Program
    • Pengelolaan Kawasan Sains dan Teknologi
      • Kawasan UGM STP
      • Program Layanan Hilirisasi Inovasi
      • Layanan TTO
    • Pengelolaan dan Pembinaan Usaha
      • Layanan Pendampingan Badan Usaha UGM
    • Innovative Academy
    • Intellectual Property Management Office (IPMO)
  • Hibah/Grant
    • Hiliriset
      • Hiliriset Ajakan industri
      • Tim Pakar Dorongan Teknologi LPDP
      • Riset Kemitraan Internasional 2026
      • Dorongan Teknologi
      • Sinergi Prioritas BOPTN
      • Sinergi Strategi LPDP
      • Ajakan Industri Prioritas BOPTN
      • Ajakan Industri Startegis LPDP
      • Dorongan Teknologi (Tahun Kedua) BOPTN
      • Tim Pakar Dorongan Teknologi BOPTN
      • Pengujian Produk LPDP
      • Bestari Saintek LPDP
      • Perpanjangan Pendaftaran SINERGI Batch 2 TEMATIK 2026
    • Prime STeP
      • Hibah Pengembangan Inovasi
      • Startup Grant
    • Dashboard Monitoring Hibah Direktorat Pengembangan Usaha tahun 2018-2026
    • Materi Sosialisasi/Workshop UGM STP
  • Produk
    • Agrokompleks Pangan
    • Art and Heritage
    • Alat Kesehatan dan Obat
    • MRTIK
  • Kerja Sama
    • Anak Usaha
    • Mitra
  • Berita
  • Kontak
  • Home
  • Berita

UGM Gandeng Pemkab Kulon Progo Kembangkan Pertanian Cerdas lewat FASTAN

  • Berita
  • 2 Februari 2026, 02.44
  • Oleh : roni_arifia

Panen raya melon greenhouse dengan teknologi Fasilitas Smart-Agri Tepat Guna Skala Petani (FASTAN) pada Jumat (30/1) menandai penguatan kolaborasi antara Universitas Gadjah Mada dan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dalam pengembangan pertanian cerdas skala petani. Acara berlangsung di Field Research Center (FRC) UGM Wates dan dilanjutkan dengan panen melon di greenhouse FASTAN Kalurahan Bugel. Program ini dirancang untuk menjawab tantangan produktivitas pertanian di tengah variabilitas iklim.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Aset, dan Sistem Informasi UGM, Arief Setiawan Budi Nugroho, S.T., M.Eng., Ph.D., menekankan pentingnya hilirisasi riset agar inovasi kampus berdampak langsung ke masyarakat. Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital dan Internet of Things (IoT) dalam FASTAN menjadi contoh konkret penerapan konsep universitas cerdas. Ia menyebut riset pertanian tidak cukup berhenti di laboratorium, tetapi harus hadir di lahan petani. Melalui FASTAN, UGM mendorong perubahan cara bertani yang lebih presisi dan adaptif. “Program ini menjadi bukti bahwa riset kampus tidak berhenti di ruang kelas atau laboratorium, tetapi bisa langsung diterapkan di lapangan dan dirasakan manfaatnya oleh petani,” ujarnya.

Ketua Tim Peneliti FASTAN, Dr. Eng. Yosephus Ardean Kurnianto Prayitno, S.T., M.Eng., menjelaskan bahwa FASTAN dikembangkan sebagai riset kolaboratif yang melibatkan perguruan tinggi, pemerintah daerah, industri, dan komunitas petani. Sistem greenhouse cerdas yang diterapkan mengintegrasikan otomasi nutrisi dan pemantauan lingkungan berbasis data. Hasil uji lapangan menunjukkan kualitas produksi melon yang lebih stabil dibandingkan metode konvensional. Salah satu indikatornya adalah tingkat kemanisan buah yang konsisten pada kisaran 13,5 brix. “FASTAN kami rancang sebagai sistem terintegrasi agar pengetahuan, teknologi, dan praktik budidaya berbasis data dapat ditransfer secara langsung dan mudah diadopsi oleh petani,” kata Yosephus.

Bupati Kulon Progo, Dr. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc., M.M., menyampaikan harapannya agar FASTAN dapat menjadi model pengembangan pertanian berbasis inovasi di daerah. Ia menilai riset terapan seperti FASTAN penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, Kulon Progo memiliki potensi besar di sektor agro yang perlu diperkuat dengan dukungan teknologi. Program ini diharapkan mampu mendorong lahirnya ekosistem pertanian yang berkelanjutan. “Inovasi dari perguruan tinggi harus benar-benar hadir di tengah masyarakat, menjawab kebutuhan riil, dan memberi manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani,” harap Agung.

Pelaksanaan panen raya di greenhouse FASTAN Bugel menjadi bukti penerapan teknologi pertanian cerdas di tingkat petani. Greenhouse tersebut dikelola oleh kelompok tani binaan yang telah mendapatkan pendampingan teknis dari tim FASTAN. Sistem budidaya memungkinkan pengendalian suhu, kelembaban, dan nutrisi tanaman secara terukur. Dengan pendekatan ini, produksi dapat berlangsung lebih stabil sepanjang tahun. Kegiatan panen juga menjadi sarana pembelajaran langsung bagi petani dan pemangku kepentingan.

Dekan Sekolah Vokasi UGM, Prof. Dr.-Ing. Ir. Agus Maryono, IPM., ASEAN Eng., menyebut FASTAN sebagai contoh penelitian berdampak yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Ia menjelaskan bahwa pendampingan tidak berhenti pada pembangunan fasilitas, tetapi berlanjut pada penguatan kapasitas petani. Sekolah Vokasi berperan sebagai mitra yang terus memantau perkembangan dan permasalahan di lapangan. Pendekatan ini dilakukan agar program dapat berjalan mandiri dalam jangka panjang. “Penelitian harus tumbuh bersama masyarakat, menjawab kebutuhan nyata di lapangan, dan terus didampingi hingga masyarakat mampu menjalankannya secara mandiri,” katanya.

Lebih lanjut, Agus menambahkan bahwa pengembangan FASTAN diarahkan menjadi pusat pelatihan pertanian cerdas. Model replikasi dilakukan dengan memilih kelompok masyarakat yang telah memiliki kesiapan awal atau embrio usaha. Dengan cara tersebut, pengembangan tidak dimulai dari nol dan peluang keberhasilannya lebih besar. Selain produksi, FASTAN juga membuka peluang nilai tambah melalui edukasi dan wisata berbasis pertanian. Konsep ini diharapkan memperluas manfaat ekonomi bagi petani dan komunitas sekitar.

Dari sisi kebijakan daerah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kulon Progo, Muh. Aris Nugroho, S.T., M.T., menyatakan FASTAN masuk dalam program prioritas pengembangan pertanian cerdas. Pemerintah daerah menargetkan pengembangan hingga 70 unit greenhouse serupa di berbagai wilayah Kulon Progo. Pengembangan tersebut akan difokuskan pada kawasan strategis dan komoditas bernilai ekonomi tinggi. Selain melon, beberapa komoditas lain juga diproyeksikan untuk dikembangkan. “FASTAN menjadi bagian dari upaya kami membangun pertanian modern yang berdaya saing, adaptif terhadap teknologi, dan mampu meningkatkan pendapatan petani,” ujarnya.

Aris menjelaskan bahwa pendanaan FASTAN dilakukan melalui skema kolaboratif antara APBD, dukungan perguruan tinggi, serta potensi pembiayaan dari CSR dan dana lainnya. Sinergi ini dinilai penting agar program dapat berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak petani. Pemerintah daerah juga mendorong FASTAN berfungsi sebagai pusat pelatihan dan replikasi. Dengan dukungan kebijakan yang konsisten, FASTAN diharapkan menjadi motor penggerak transformasi pertanian di Kulon Progo. Program ini sekaligus menegaskan komitmen Pemkab dalam memperkuat pertanian berbasis inovasi.

Penulis: Triya Andriyani

Foto: Donnie

Related Posts

UGM, Kemenperin, Mars Symbioscience Indonesia, dan Salim Agro Chemical Perkuat Kolaborasi Pengembangan Ekosistem Kakao Nasional

Berita Senin, 27 Juli 2026

Yogyakarta, 21 Juli 2026 — Universitas Gadjah Mada bersama Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, PT Mars Symbioscience Indonesia, dan PT Salim Agro Chemical menjajaki kolaborasi pengembangan ekosistem kakao nasional dari sektor hulu hingga hilir.

Rekrutmen Tenaga Mahasiswa Paruh Waktu Direktorat Pengembangan Usaha Periode Agustus – Desember 2026

Berita Rabu, 22 Juli 2026

 1.        Persyaratan Umum:
o  Mahasiswa aktif UGM jenjang Diploma (Sekolah Vokasi) /Sarjana /Pascasarjana.
o  Minimal Mahasiswa semester 6 (enam) bagi jenjang Diploma dan Sarjana.
o  Memiliki kemampuan komunikasi dan interpersonal yang baik.
o  Tidak sedang/akan mengikuti magang,  dan Kuliah Kerja Nyata (KKN).
o  Mampu bekerja secara individu dan tim.
o  Memiliki waktu minimal 4 jam/hari (5 hari kerja).
o  Bersedia bekerja dengan sistem kontrak 5 bulan.
o  Berpengalaman mengelola acara workshop, seminar dan sejenisnya.
o  Memiliki kemampuan berbahasa Inggris pasif maupun aktif lebih disukai.

2.        Persyaratan Khusus
Posisi: Asisten Bidang Pengelolaan Unit Kegiatan Usaha Jumlah 1 Orang
dan Kode PU

o  Persyaratan Khusus:

·          Mahasiswa dari jurusan Manajemen Konsentrasi Keuangan/Akuntansi (1 orang).

·          Menguasai aplikasi komputer Ms Excel/Google Sheet, Ms Word/Google Docs, Ms PowerPoint/Google Slides, dan Canva/Figma.

·         Memiliki kemampuan dalam memahami manajemen keuangan (IRR, NPV, dll.)

·          Diutamakan memiliki kemampuan dalam melakukan
penilaian bisnis (business plan, market size, feasibility study).

o  Job Description:

·     Membantu menyiapkan bahan/data yang diperlukan
dalam pengelolaan Unit Kegiatan Usaha Universitas Gadjah Mada.

·          Membantu menyiapkan bahan/data yang diperlukan
untuk penyusunan laporan bidang pengembangan usaha

·          Membantu melakukan identifikasi, pembaruan,
penginputan, dan/atau penstatusan data di bidang pengembangan usaha pada
website dan sosial media yang digunakan.

·          Membuat proyeksi bisnis, business plan, market
size, dan feasibility study.

·          Membantu menjadi kontributor pemberitaan
kegiatan Direktorat Pengembangan Usaha.

3.       Tahapan Proses Seleksi:

                   I.             Pendaftaran : 21-26 Juli 2026                      

                    II.             Seleksi Administrasi : 27Juli 2026

                   III.             Seleksi Wawancara  : 28 Juli 2026

4.       Kelengkapan Dokumen Persyaratan

o  Surat lamaran ditujukan kepada: Direktur Pengembangan Usaha Universitas Gadjah
Mada, Jl.

STP UGM Perkuat Kolaborasi Internasional melalui Kunjungan Delegasi JICA, JETRO, BKPM, dan Perusahaan Jepang

Berita Selasa, 30 Juni 2026

Yogyakarta – Science Techno Park (STP) Universitas Gadjah Mada kembali menunjukkan perannya sebagai penghubung antara ekosistem inovasi perguruan tinggi dengan dunia industri melalui penyelenggaraan Forum Pertemuan Komunitas Bisnis Jepang, BKPM, JETRO, JICA, dan STP UGM yang berlangsung di Ruang Sidang 2, Gedung Pusat Balairung UGM, pada Kamis (25/6).

Midterm Review PRIME STeP Perkuat Inovasi UGM

Berita Kamis, 11 Juni 2026

Midterm Review PRIME STeP menjadi momentum penting bagi Universitas Gadjah Mada dalam memperkuat ekosistem inovasi dan hilirisasi riset.

Universitas Gadjah Mada

Direktorat Pengembangan Usaha UGM

Kantor Pusat UGM, Sayap Selatan, Lantai 2,

Bulaksumur, Yogyakarta 55281

Telp: +62274 5573 66

HP: +62 813-8268-8709

HP: +62 821-3766-4774

Email: ditpui@ugm.ac.id

Tentang Kami

Program

  • Pengelolaan Kawasan Sains dan Teknologi
  • Pengembangan Usaha
  • Innovative Academy
  • Intellectual Property Management Office (IPMO)

Hibah/Grant

  • Matching Fund Program
  • Prime STeP

Lain-Lain

  • Produk
  • Kerja Sama
  • Berita
  • Kontak

© 2026 Direktorat Pengembangan Usaha Universitas Gadjah Mada

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju