• Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada DIREKTORAT PENGEMBANGAN USAHA
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Sambutan
  • Program
    • Pengelolaan Kawasan Sains dan Teknologi
      • Kawasan UGM STP
      • Program Layanan Hilirisasi Inovasi
      • Layanan TTO
    • Pengelolaan dan Pembinaan Usaha
      • Layanan Pendampingan Badan Usaha UGM
    • Innovative Academy
    • Intellectual Property Management Office (IPMO)
  • Hibah/Grant
    • Hiliriset
      • Hiliriset Ajakan industri
      • Tim Pakar Dorongan Teknologi LPDP
      • Riset Kemitraan Internasional 2026
      • Dorongan Teknologi
      • Sinergi Prioritas BOPTN
      • Sinergi Strategi LPDP
      • Ajakan Industri Prioritas BOPTN
      • Ajakan Industri Startegis LPDP
      • Dorongan Teknologi (Tahun Kedua) BOPTN
      • Tim Pakar Dorongan Teknologi BOPTN
      • Pengujian Produk LPDP
      • Bestari Saintek LPDP
      • Perpanjangan Pendaftaran SINERGI Batch 2 TEMATIK 2026
      • Kekayaan Intelektual Berdampak 2026
      • Program Pangan dan Hilirisasi BPDP 2026
    • Prime STeP
      • Hibah Pengembangan Inovasi
      • Startup Grant
    • Dashboard Monitoring Hibah Direktorat Pengembangan Usaha tahun 2018-2026
    • Materi Sosialisasi/Workshop UGM STP
  • Produk
    • Agrokompleks Pangan
    • Art and Heritage
    • Alat Kesehatan dan Obat
    • MRTIK
  • Kerja Sama
    • Anak Usaha
    • Mitra
  • Berita
  • Kontak
  • Home
  • Berita

UGM dan BRIN Dorong Kedaulatan Maritim Berbasis Riset dan Inovasi

  • Berita
  • 25 Mei 2026, 01.43
  • Oleh : roni_arifia

Sektor maritim berpotensi sebagai paradigma pembangunan nasional melalui penguatan riset, teknologi, dan inovasi berbasis potensi kelautan Indonesia. Oleh karena itu, isu kemaritiman harus terus menjadi arus utama pembangunan nasional di tengah persoalan pangan, energi, kesehatan, lingkungan, hingga geopolitik global. Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) RI, Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si., dalam National Policy Dialogue bertajuk Kedaulatan Kelautan Berbasis Kekayaan Hayati Kelautan: Orkestrasi Pengetahuan, Inovasi, dan Geopolitik dalam Ekonomi Biru Indonesia di Balai Senat UGM, Jumat (22/5).

Menurut Arif, BRIN akan mendorong kapasitas riset oseanografi dan biodiversitas laut yang kuat agar mampu memperkuat posisi dalam negosiasi global terkait sumber daya laut. Selain itu, ia juga menegaskan upaya mengintegrasikan pengetahuan lokal masyarakat pesisir dengan sains modern. “Masyarakat pesisir memiliki pengalaman empiris yang penting karena hidup dan berinteraksi langsung dengan laut setiap hari. Hal ini penting dan harus bergandengan dengan sains,” jelasnya.

Rektor Universitas Gadjah Mada Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D.,  menyoroti pentingnya penguatan hilirisasi riset dan inovasi kelautan dalam memperkuat kedaulatan maritim Indonesia. Menurut Ova, kekayaan biodiversitas laut bukan hanya aset alam yang harus dijaga, tetapi juga sumber pengetahuan, inovasi, dan kesejahteraan masyarakat. “Pengembangan ekosistem riset dan inovasi kelautan yang terintegrasi menjadi hal penting untuk mendukung hilirisasi hasil penelitian bagi kebutuhan masyarakat dan industri nasional,” tegasnya.

Meski begitu, Ova menuturkan perguruan tinggi sering menghadapi tantangan ketika hasil riset berhenti pada dokumen dan belum terimplementasi secara nyata. Karena itu, ia berharap BRIN dapat menjadi jembatan dalam mendorong hilirisasi berbagai riset dan inovasi yang dihasilkan akademisi Indonesia. Ova menegaskan bahwa UGM siap menjadi mitra strategis pemerintah dan berbagai institusi dalam membangun sektor maritim yang berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing global. “UGM siap untuk menjadi mitra strategis pemerintah dan berbagai institusi lainnya dalam pembangunan maritim yang berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing global,” pungkas Ova.

Sementara Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama, Dr. Danang Sri Hadmoko, S.Si., M.Sc., menyampaikan potensi kekayaan hayati laut yang besar bisa menjadi modal ekonomi, tetapi juga sumber pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi masa depan. “Indonesia memiliki kekayaan yang luar biasa baik biodiversity, geodiversity maupun culture diversity, termasuk ekosistem pesisir dan laut yang sangat kaya,” katanya.

Dikatakan Danang, UGM sendiri memandang marine biodiversity sebagai salah satu frontier penting bagi masa depan riset dan inovasi nasional. Karena itu, pengembangan kajian kelautan di UGM kini tidak lagi hanya berfokus pada inventarisasi spesies, tetapi telah berkembang menuju pendekatan genomik, bioinformatika, hingga environmental DNA.

Danang menyebutkan, UGM tengah mengembangkan berbagai riset terkait bioprospeksi laut, senyawa bioaktif, hingga pemanfaatan mikroalga untuk biofuel, bioremediasi, kosmetik, dan farmasi. “Riset-riset tersebut diarahkan untuk mendukung transisi energi, kesehatan lingkungan, serta penguatan ekonomi biru Indonesia,” pungkasnya.

Penulis : Cyntia Noviana

Editor : Gusti Grehenson

Foto : Firsto

Related Posts

Menjembatani Inovator dengan Dunia Industri

Berita Jumat, 25 September 2026

Universitas Gadjah Mada kembali akan menyelenggarakan Global Innovation and Future Technology Summit (GIFTS) 2026 pada 21–22 Oktober 2026 mendatang di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM.

KhumKhum: Kisah Sukses Inovasi Startup Kuliner Berbasis Circular Economy dan Kemitraan Sosial dari Yogyakarta

Berita Senin, 7 September 2026

Di tengah pesatnya perkembangan ekosistem startup dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia, sektor pangan fungsional berkelanjutan kian menjadi perhatian besar.

Dirgahayu Indonesia ke-81

Dirgahayu Indonesia ke-81: Akselerasi Inovasi Energi, Pangan, dan Tata Kelola Data UGM Menuju Indonesia Emas 2045

Berita Selasa, 18 Agustus 2026

Momen Dirgahayu Indonesia ke-81 menjadi semangat optimisme kita menuju target besar Indonesia Emas 2045. Pemerintah Indonesia secara intensif mendorong pelaksanaan RPJMN 2025-2029 yang berfokus pada delapan misi Asta Cita serta 17 program prioritas.

Startup Binaan Innovative Academy UGM, KhumKhum Terpilih dalam Product Placement Pilihan Busan, Korea Selatan

Berita Jumat, 14 Agustus 2026

Yogyakarta – KhumKhum, startup pangan olahan asal Kulon Progo yang diinkubasi oleh Innovative Academy Universitas Gadjah Mada (UGM), terpilih mengikuti program Product Placement Pilihan Busan (PPPB) yang digagas Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Budi Santoso.

 

Melalui program tersebut, produk Jamur Crispy KhumKhum mendapat kesempatan untuk diperkenalkan melalui ruang khusus produk-produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pilihan Menteri Perdagangan, Budi Santoso

 

PPPB yang di launching tanggal 12 Agustus 2026, merupakan program promosi berkala yang ditujukan bagi produk-produk UMKM yang telah melalui proses kurasi Kementerian Perdagangan.

Universitas Gadjah Mada

Direktorat Pengembangan Usaha UGM

Kantor Pusat UGM, Sayap Selatan, Lantai 2,

Bulaksumur, Yogyakarta 55281

Telp: +62274 5573 66

HP: +62 813-8268-8709

HP: +62 821-3766-4774

Email: ditpui@ugm.ac.id

Tentang Kami

Program

  • Pengelolaan Kawasan Sains dan Teknologi
  • Pengembangan Usaha
  • Innovative Academy
  • Intellectual Property Management Office (IPMO)

Hibah/Grant

  • Matching Fund Program
  • Prime STeP

Lain-Lain

  • Produk
  • Kerja Sama
  • Berita
  • Kontak

© 2026 Direktorat Pengembangan Usaha Universitas Gadjah Mada

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju