• Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada DIREKTORAT PENGEMBANGAN USAHA
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Sambutan
  • Program
    • Pengelolaan Kawasan Sains dan Teknologi
      • Kawasan UGM STP
      • Program Layanan Hilirisasi Inovasi
      • Layanan TTO
    • Pengelolaan dan Pembinaan Usaha
      • Layanan Pendampingan Badan Usaha UGM
    • Innovative Academy
    • Intellectual Property Management Office (IPMO)
  • Hibah/Grant
    • Hiliriset
      • Hiliriset Ajakan industri
      • Tim Pakar Dorongan Teknologi LPDP
      • Riset Kemitraan Internasional 2026
      • Dorongan Teknologi
      • Sinergi Prioritas BOPTN
      • Sinergi Strategi LPDP
      • Ajakan Industri Prioritas BOPTN
      • Ajakan Industri Startegis LPDP
      • Dorongan Teknologi (Tahun Kedua) BOPTN
      • Tim Pakar Dorongan Teknologi BOPTN
      • Pengujian Produk LPDP
      • Bestari Saintek LPDP
      • Perpanjangan Pendaftaran SINERGI Batch 2 TEMATIK 2026
      • Kekayaan Intelektual Berdampak 2026
      • Program Pangan dan Hilirisasi BPDP 2026
    • Prime STeP
      • Hibah Pengembangan Inovasi
      • Startup Grant
    • Dashboard Monitoring Hibah Direktorat Pengembangan Usaha tahun 2018-2026
    • Materi Sosialisasi/Workshop UGM STP
  • Produk
    • Agrokompleks Pangan
    • Art and Heritage
    • Alat Kesehatan dan Obat
    • MRTIK
  • Kerja Sama
    • Anak Usaha
    • Mitra
  • Berita
  • Kontak
  • Home
  • Berita

Hasil Riset Kampus Diminta jadi Mesin Hilirisasi, Pakar UGM Sebut Kapasitas SDM dan Penyelarasan Kebutuhan Riset Perlu Diperkuat

  • Berita
  • 26 Januari 2026, 01.54
  • Oleh : roni_arifia

Di hadapan 1.200 akademisi dan Guru Besar dari berbagai perguruan Tinggi yang ikut pertemuan di Istana Negara, Kamis (15/1) lalu, Presiden RI Prabowo Subianto menekankan peran strategis perguruan tinggi negeri dan swasta bisa menjadi motor penggerak Indonesia Maju 2045.  Presiden mendorong perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia, sains, dan inovasi sehingga hasil riset bisa di hilirisasi ke industri nasional.

Menanggapi harapan Presiden tersebut, Plt. Direktur Pengembangan Usaha UGM, Prof. Ir. Sang Kompiang Wirawan, S.T., M.T., Ph.D., mengatakan masih terdapat sejumlah tantangan dalam mendorong hilirisasi produk inovasi riset di perguruan tinggi. Ia menyebutkan,  penguatan kapasitas SDM dan penyelarasan riset dengan kebutuhan industri juga menjadi pekerjaan rumah yang tidak mudah diselesaikan.“Tidak bisa dipungkiri bahwa proses hilirisasi membutuhkan kesabaran karena tidak bersifat instan. Diperlukan standar analisis kebutuhan industri yang kuat agar setiap inovasi benar-benar relevan dan berdampak,” ujarnya, Jumat (23/1) di kampus UGM.

Sejalan dengan keinginan Presiden tersebut, kata Kompiang, Universitas Gadjah Mada saat ini terus memperkuat kontribusinya dalam membangun ekosistem riset dan inovasi nasional. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui dukungan Program Promoting Research and Innovation through Modern and Efficient Science and Technology Park (PRIME STeP), sebuah inisiatif pemerintah untuk mendorong hilirisasi riset berbasis kampus yang terintegrasi dengan industri dan masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa PRIME STeP memegang peran penting dalam memperkuat ekosistem inovasi dan hilirisasi riset di lingkungan kampus.  UGM menjadi salah satu dari empat universitas yang dipercaya sebagai pilot project nasional tersebut. Menurut Kompiang,  di UGM sendiri, program ini berkontribusi signifikan dalam memperkuat pendanaan inovasi bagi para inventor. “Pendanaan tersebut tidak hanya menyasar dosen, tetapi juga mahasiswa dan alumni, terutama yang bekerja sama dengan industri dan masyarakat,” ujarnya.

Berbeda dengan skema hibah riset lainnya, PRIME STeP memiliki cakupan yang lebih komprehensif. Program ini tidak hanya berfokus pada pengembangan riset, tetapi juga mencakup pembangunan infrastruktur inovasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta akselerasi hasil riset hingga siap dikomersialisasikan. “PRIME STeP dirancang untuk menjembatani riset agar benar-benar sampai ke tahap pemanfaatan oleh industri dan masyarakat,” jelasnya.

Menurut Kompiang, keterlibatan industri menjadi faktor kunci keberhasilan PRIME STeP. Tidak hanya berperan sebagai pengguna hasil inovasi, tetapi juga sebagai mitra strategis, mentor, bahkan investor. “Kami membangun satu spirit socio entrepreneurship dengan  kolaborasi dua arah, yakni mendorong penghiliran riset ke industri sekaligus penghuluan permasalahan industri sebagai sumber riset baru di kampus,” ungkapnya.

Selain itu, membenahi sikap dan mental inventor menjadi syarat mutlak skema penghiliran inovasi  diantaranya pembiasaan berinovasi, pembiasaan mendengar masukan, serta pembiasaan komitmen pada hasil. Dalam kurun waktu tiga tahun, sudah ada ratusan  inovasi didanai untuk pengembangan produk hingga siap hilir, tiga puluhan inovasi telah masuk tahap adopsi industri melalui kerja sama lisensi kekayaan intelektual maupun kemitraan pengembangan produk. “Ada ratusan startup mendapatkan dukungan pendanaan pada fase inkubasi pra-akselerasi dan  program pra-inkubasi,” ungkapnya.

Beberapa startup binaan PRIME STeP bergerak di bidang energi, pengembangan material serat, alat laboratorium, hingga inovasi beras unggul yang kini telah masuk dalam program nasional. Hingga saat ini, valuasi teknologi UGM yang terhilirkan ke industri melalui lisensi kekayaan intelektual menembus angka lebih dari 300 miliar rupiah. Kompiang meyakini, dorongan inovasi perguruan tinggi dapat memacu pertumbuhan ekonomi, menciptakan peluang kerja serta peningkatan pendapatan daerah dimana industri tersebut tumbuh dan berkembang.

Penulis/Foto : Hanifah

Editor : Gusti Grehenson

Related Posts

Menjembatani Inovator dengan Dunia Industri

Berita Jumat, 25 September 2026

Universitas Gadjah Mada kembali akan menyelenggarakan Global Innovation and Future Technology Summit (GIFTS) 2026 pada 21–22 Oktober 2026 mendatang di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM.

KhumKhum: Kisah Sukses Inovasi Startup Kuliner Berbasis Circular Economy dan Kemitraan Sosial dari Yogyakarta

Berita Senin, 7 September 2026

Di tengah pesatnya perkembangan ekosistem startup dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia, sektor pangan fungsional berkelanjutan kian menjadi perhatian besar.

Dirgahayu Indonesia ke-81

Dirgahayu Indonesia ke-81: Akselerasi Inovasi Energi, Pangan, dan Tata Kelola Data UGM Menuju Indonesia Emas 2045

Berita Selasa, 18 Agustus 2026

Momen Dirgahayu Indonesia ke-81 menjadi semangat optimisme kita menuju target besar Indonesia Emas 2045. Pemerintah Indonesia secara intensif mendorong pelaksanaan RPJMN 2025-2029 yang berfokus pada delapan misi Asta Cita serta 17 program prioritas.

Startup Binaan Innovative Academy UGM, KhumKhum Terpilih dalam Product Placement Pilihan Busan, Korea Selatan

Berita Jumat, 14 Agustus 2026

Yogyakarta – KhumKhum, startup pangan olahan asal Kulon Progo yang diinkubasi oleh Innovative Academy Universitas Gadjah Mada (UGM), terpilih mengikuti program Product Placement Pilihan Busan (PPPB) yang digagas Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Budi Santoso.

 

Melalui program tersebut, produk Jamur Crispy KhumKhum mendapat kesempatan untuk diperkenalkan melalui ruang khusus produk-produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pilihan Menteri Perdagangan, Budi Santoso

 

PPPB yang di launching tanggal 12 Agustus 2026, merupakan program promosi berkala yang ditujukan bagi produk-produk UMKM yang telah melalui proses kurasi Kementerian Perdagangan.

Universitas Gadjah Mada

Direktorat Pengembangan Usaha UGM

Kantor Pusat UGM, Sayap Selatan, Lantai 2,

Bulaksumur, Yogyakarta 55281

Telp: +62274 5573 66

HP: +62 813-8268-8709

HP: +62 821-3766-4774

Email: ditpui@ugm.ac.id

Tentang Kami

Program

  • Pengelolaan Kawasan Sains dan Teknologi
  • Pengembangan Usaha
  • Innovative Academy
  • Intellectual Property Management Office (IPMO)

Hibah/Grant

  • Matching Fund Program
  • Prime STeP

Lain-Lain

  • Produk
  • Kerja Sama
  • Berita
  • Kontak

© 2026 Direktorat Pengembangan Usaha Universitas Gadjah Mada

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju