• Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada DIREKTORAT PENGEMBANGAN USAHA
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Sambutan
  • Program
    • Pengelolaan Kawasan Sains dan Teknologi
      • Kawasan UGM STP
      • Program Layanan Hilirisasi Inovasi
      • Layanan TTO
    • Pengelolaan dan Pembinaan Usaha
      • Layanan Pendampingan Badan Usaha UGM
    • Innovative Academy
    • Intellectual Property Management Office (IPMO)
  • Hibah/Grant
    • Hiliriset
      • Hiliriset Ajakan industri
      • Tim Pakar Dorongan Teknologi LPDP
      • Riset Kemitraan Internasional 2026
      • Dorongan Teknologi
      • Sinergi Prioritas BOPTN
      • Sinergi Strategi LPDP
      • Ajakan Industri Prioritas BOPTN
      • Ajakan Industri Startegis LPDP
      • Dorongan Teknologi (Tahun Kedua) BOPTN
      • Tim Pakar Dorongan Teknologi BOPTN
      • Pengujian Produk LPDP
      • Bestari Saintek LPDP
      • Perpanjangan Pendaftaran SINERGI Batch 2 TEMATIK 2026
      • Kekayaan Intelektual Berdampak 2026
      • Program Pangan dan Hilirisasi BPDP 2026
    • Prime STeP
      • Hibah Pengembangan Inovasi
      • Startup Grant
    • Dashboard Monitoring Hibah Direktorat Pengembangan Usaha tahun 2018-2026
    • Materi Sosialisasi/Workshop UGM STP
  • Produk
    • Agrokompleks Pangan
    • Art and Heritage
    • Alat Kesehatan dan Obat
    • MRTIK
  • Kerja Sama
    • Anak Usaha
    • Mitra
  • Berita
  • Kontak
  • Home
  • Berita

CEO Legal Clinic Bekali Mahasiswa Calon Startup

  • Berita, Slider
  • 7 Mei 2018, 02.05
  • Oleh :

Menjadi wirausahawan di bidang bisnis startup berbeda dengan bisnis konvensional perseorangan. Bisnis startup tidak selalu berkaitan dengan uang karena uang bukanlah segalanya, namun diperlukan strategi jitu untuk menumbuhkankembangkan perusahaan lewat aplikasi kreatif yang dihasilkan. Hal itu dikemukakan oleh CEO Startup Legal Clinic, Ivan Lalamentik, yang menyampaikan mentoring tentang Startup Legal and Intellectual Property kepada peserta program inkubasi Innovative Academy Batch 5, Sabtu (28/4), di Gedung Entrepreneurship Development Service (EDS) UGM, Asem Kranji, Sekip K7, Kampus UGM.

Ivan menuturkan untuk menjadikan perusahaan rintisan bisa bersaing juga diperkukan bakat orang di dalamnya dalam bidang teknik rekayasa serta kemampuan dalam menjalankan wirausaha. “Tahapan menjadi perusahaan startup dimulai dengan formasi para pendiri awal, modal bersama, konsep pendanan hingga bentuk bisnis yang dijalankan,” katanya.

Aspek hukum dan hak kekayaan intelektual dalam pendirian perusahaan startup perlu disiapkan oleh para pegiat bisnis digital ini. “Aspek legalitas pendirian perusahaan menjadi bagian penting,” katanya.

Tidak cukup dari aspek legalitas, imbuhnya, keberhasilan perusahaan startup bisa bertahan dan bersaing bergantung kemampuan para pendiri perusahaan untuk selalu berpikir dinamis, memiliki antusiasme pada konsep bisnis yang dijalankan, serta merespons perubahan dan perkembangan di masa depan dengan menyesuaikan aplikasi teknologi dengan bisnis yang sudah dipilih.

Ia pun memberikan beberapa tips untuk mendapat modal ventura atau pembiayaan dari pihak lain. Menurutnya, sebuah perusahaan rintisan harus mampu menggaet banyak orang dengan aplikasi yang dibuat dan kemampuan menjangkau semua orang. “Yang jadi tantangan adalah bukan hanya aplikasi yang dapat membantu semua orang, tapi bagaimana cara orang-orang tersebut dapat menghasilkan penghasilan dari aplikasi kita,” katanya. (Humas UGM/Gusti Grehenson)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Related Posts

Mengenal Riset Sejak Sekolah: Bagaimana Research Camp dan Research Partnership Membuka Akses Pelajar ke Dunia Sains

Berita Rabu, 4 November 2026

Fumalife sebagai Perusahaan rintisan binaan Innovatif Academi dimana innovafit academy adalah program inkubasi kewirausahaan besutan Direktorat Pengemabnagn Usaha melalui Science Techno Park.

UGM Tampilkan Inovasi Unggulan di Danantara Technology Innovation Investment Forum 2026, Perkuat Hilirisasi Riset ke Industri

Berita Jumat, 30 Oktober 2026

Jakarta, 27 Oktober 2026 — Universitas Gadjah Mada (UGM) menampilkan sejumlah inovasi unggulan dalam sesi Project Showcase Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 yang berlangsung pada 26–28 Oktober 2026 di Jakarta.

Perkuat Hilirisasi Riset, UGM Pertemukan Peneliti dan Industri Lewat GIFTS

Berita Senin, 26 Oktober 2026

Keberhasilan inovasi tidak hanya ditentukan oleh nilai ekonomi yang dihasilkan, tetapi juga kebermanfaatannya bagi masyarakat dan lingkungan serta dunia usaha. Oleh karena itu, pengembangan riset perlu berjalan seiring dengan kolaborasi berbagai pihak dan tanggung jawab terhadap keberlanjutan kehidupan.

Hal itu mengemuka dalam pembukaan Global Innovation and Future Technology Summit (GIFTS) 2026 yang diselenggarakan Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 21–22 Oktober 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM.

Menjembatani Inovator dengan Dunia Industri

Berita Jumat, 25 September 2026

Universitas Gadjah Mada kembali akan menyelenggarakan Global Innovation and Future Technology Summit (GIFTS) 2026 pada 21–22 Oktober 2026 mendatang di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM.

Universitas Gadjah Mada

Direktorat Pengembangan Usaha UGM

Kantor Pusat UGM, Sayap Selatan, Lantai 2,

Bulaksumur, Yogyakarta 55281

Telp: +62274 5573 66

HP: +62 813-8268-8709

HP: +62 821-3766-4774

Email: ditpui@ugm.ac.id

Tentang Kami

Program

  • Pengelolaan Kawasan Sains dan Teknologi
  • Pengembangan Usaha
  • Innovative Academy
  • Intellectual Property Management Office (IPMO)

Hibah/Grant

  • Matching Fund Program
  • Prime STeP

Lain-Lain

  • Produk
  • Kerja Sama
  • Berita
  • Kontak

© 2026 Direktorat Pengembangan Usaha Universitas Gadjah Mada

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju