• Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada DIREKTORAT PENGEMBANGAN USAHA
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Sambutan
  • Program
    • Pengelolaan Kawasan Sains dan Teknologi
      • Kawasan UGM STP
      • Program Layanan Hilirisasi Inovasi
      • Layanan TTO
    • Pengelolaan dan Pembinaan Usaha
      • Layanan Pendampingan Badan Usaha UGM
    • Innovative Academy
    • Intellectual Property Management Office (IPMO)
  • Hibah/Grant
    • Hiliriset
      • Hiliriset Ajakan industri
      • Hiliriset Dorongan Teknologi
    • Program Dana Padanan 2025
    • Prime STeP
      • Hibah Pengembangan Inovasi
      • Startup Grant 2025
    • Portofolio MF and Prime Step
  • Produk
    • Agrokompleks Pangan
    • Art and Heritage
    • Alat Kesehatan dan Obat
    • MRTIK
  • Kerja Sama
    • Anak Usaha
    • Mitra
  • Berita
  • Kontak
  • Home
  • Berita

Pelaku Bisnis Startup Diminta Tidak Mudah Putus Asa

  • Berita
  • 23 April 2018, 13.24
  • Oleh :

Founder dan CEO Cicil, Edward Widjonarko, memberikan wejangan pada peserta Innovative Academy UGM batch 5 tentang strategi keuangan dan penggalangan dana bagi perusahaan start up, Jumat (20/4), di Innovative Academy Hub, Bulaksumur H6. Seperti diketahui, Cicil (cicil.co.id) adalah  perusahaan teknologi finansial berjiwa sosial yang memberikan akses kemudahan pembiayaan bagi mahasiswa tanpa jaminan untuk membeli barang.

Edward Widjonarko mengatakan ada tiga sumber dana yang bisa dimiliki oleh perusahaan startup, yakni pinjaman, ekuitas, dan laba keuntungan. Namun begitu, untuk mendapatkan dana pinjaman bagi perusahaan start up tidak mudah karena belum dipandang pihak perbankan memiliki kemampuan untuk membayar sehingga salah satunya adalah lewat ekuitas dan pendapatan langsung dari hasil bisnis sendiri. “Equity sangat cocok untuk keuangan jangka panjang karena tidak perlu membayar bunga seperti jika halnya hutang ke bank. Yang paling penting adalah bagaimana cara menaikkan nilai company bukan hanya mencari profit,” kata Edward.

Namun, bagaimana apabila perusahaan masih tetap saja minim profit? Menanggapi hal itu Edward menyarankan agar para pendiri perusahaan jangan berputus asa lalu meninggalkan bisnisnya. “Jangan langsung tinggalkan bisnisnya, tapi visinya bagaimana cara pengaturan agar kegiatan usaha yang dilakukan bisa menghasilkan profit yang positif di masa mendatang,” katanya

Menurutnya, bagi mereka yang berkecimpung dalam usaha binis digital sebaiknya tidak banyak membuang waktu dengan membuat berbagai perencanaan, namun lebih banyak melakukan aksi dengan membuat produk inovasi berdasarkan masukan dari pasar. “Dengarkan konsumen Anda, konsumen bisa menjadikan kita bisa membuat perfect product,” katanya.

Menggali banyak ide dapat dilakukan dengan banyak berinteraksi dengan konsumen. Bahkan, masukan dari konsumen bisa memecahkan berbagai persoalan lama di perusahaan, mampu mengubah regulasi perusahaan, mengubah perilaku serta bisa mengganti piranti teknologi yang telah usang. (Humas UGM/Gusti Grehenson)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Related Posts

UGM Gelar Sosialisasi Hibah Pengembangan Inovasi untuk Perkuat Hilirisasi Riset dan Kolaborasi

Berita Senin, 9 Maret 2026

Yogyakarta, 6 Maret 2026  – Direktorat Pengembangan Usaha (DPU) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Sosialisasi Hibah Pengembangan Inovasi pada Jumat, 6 Maret 2026.  Sosialisasi ini dilakukan untuk mendorong hilirisasi inovasi dosen di lingkungan Universitas Gadjah Mada menuju ekosistem industri dan dampak pada masyarakat secara nyata.

UGM Optimalkan PIAT sebagai Percontohan Pengelolaan Sampah Skala Mikro di Kampus

Berita Rabu, 25 Februari 2026

Komitmen pemerintah dalam menangani persoalan sampah nasional semakin ditegaskan melalui arahan Presiden kepada perguruan tinggi untuk mengembangkan teknologi pengolahan sampah yang aplikatif dan dapat diuji coba secara nyata.

DDR Madena, Alat Radiografi Digital Karya Dosen UGM Siap Bersaing di Pasaran

Berita Senin, 9 Februari 2026

Guru Besar bidang Ilmu Fisika Citra, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada, Prof. Dr. Gede Bayu Suparta, bersama tim merasa bersyukur karena produk teknologi Radiografi Sinar-x Fluoresensi Digital (RSFD) yang dirintis sejak tahun 1990 telah berhasil dipasarkan ke industri dan masyarakat.

RI Miliki 31.750 Flora dan 744 Ribu Fauna, UGM dan BRIN Dorong Penguatan Riset Biodiversitas

Berita Jumat, 6 Februari 2026

Indonesia dianugerahi kekayaan keanekaragaman hayati luar biasa dan dikenal di kancah internasional sebagai mega biodiversity country. Namun, kekayaan tersebut menghadapi berbagai tantangan serius, mulai dari deforestasi, perubahan iklim, pencemaran lingkungan, hingga perdagangan satwa ilegal.

Universitas Gadjah Mada

Direktorat Pengembangan Usaha UGM

Kantor Pusat UGM, Sayap Selatan, Lantai 2,

Bulaksumur, Yogyakarta 55281

Telp: +62274 5573 66

HP: +62 813-8268-8709

HP: +62 821-3766-4774

Email: ditpui@ugm.ac.id

Tentang Kami

Program

  • Pengelolaan Kawasan Sains dan Teknologi
  • Pengembangan Usaha
  • Innovative Academy
  • Intellectual Property Management Office (IPMO)

Hibah/Grant

  • Matching Fund Program
  • Prime STeP

Lain-Lain

  • Produk
  • Kerja Sama
  • Berita
  • Kontak

© 2026 Direktorat Pengembangan Usaha Universitas Gadjah Mada

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju