Program Tim Pakar Pra-Studi Kelayakan Dorongan Teknologi BOPTN
Program Tim Pakar Dorongan Teknologi BOPTN merupakan tahap awal dalam Program Hilirisasi Riset Prioritas dan Strategis – Dorongan Teknologi yang mendukung penyusunan Pra-Studi Kelayakan oleh tim pakar dari Universitas Gadjah Mada terhadap produk atau teknologi hasil riset perguruan tinggi selain Universitas Gadjah Mada. Kegiatan ini didanai melalui BOPTN Penelitian dan bertujuan menghasilkan penilaian objektif mengenai kesiapan produk untuk dilanjutkan menuju tahap hilirisasi.
Tim pakar tidak hanya menyusun dokumen kajian, tetapi juga memberikan rekomendasi pengembangan berdasarkan aspek teknis, pasar, model bisnis, keuangan, risiko, serta legal dan regulasi. Hasil kajian menjadi dasar bagi Direktorat Hilirisasi dan Kemitraan untuk menentukan produk yang layak memperoleh pendanaan penelitian lanjutan.
Fokus Program
Kajian Pra-Studi Kelayakan mencakup tujuh aspek utama, yaitu:
- deskripsi umum produk atau teknologi;
- kesiapan dan kelayakan teknis;
- potensi pasar dan strategi masuk pasar;
- kelayakan keuangan dan ekonomi;
- identifikasi serta mitigasi risiko;
- aspek legal, regulasi, standardisasi, dan perizinan; serta
- strategi hilirisasi dan identifikasi calon mitra.
Tim pakar juga berperan sebagai katalis dalam menghubungkan tim peneliti dengan calon mitra DUDI, pemerintah, regulator, lembaga uji, atau pemangku kepentingan lain yang relevan.
Struktur Tim Pakar
Tim pakar terdiri atas lima orang, yaitu satu ketua dan empat anggota. Ketua tim merupakan dosen dari perguruan tinggi di bawah Kemdiktisaintek dengan pendidikan minimal doktor. Anggota dapat berasal dari kalangan dosen, praktisi industri, maupun profesional.
Komposisi kepakaran sekurang-kurangnya mencakup:
- kepakaran teknis;
- kepakaran pasar dan model bisnis;
- kepakaran keuangan dan risiko; serta
- kepakaran regulasi atau legal.
Ketua tim bertugas mengintegrasikan seluruh hasil kajian, menjaga kualitas analisis lintas aspek, serta menyusun rekomendasi akhir kelayakan produk.
Tujuan Program
Program Tim Pakar bertujuan untuk:
- menilai kesiapan produk atau teknologi secara objektif dan berbasis bukti;
- mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan risiko hilirisasi;
- merumuskan model dan strategi pengembangan produk;
- menentukan kebutuhan perbaikan teknis maupun nonteknis;
- mengidentifikasi mitra hilirisasi potensial; dan
- memberikan rekomendasi kelayakan sebagai dasar penetapan pendanaan lanjutan.
Pendanaan
Pendanaan Pra-Studi Kelayakan menggunakan BOPTN Penelitian dengan luaran berupa model dan anggaran maksimal Rp250 juta per judul. Honorarium tim pakar maksimal 25% dari total RAB, sedangkan komponen lainnya dapat digunakan untuk belanja bahan, pengumpulan data, analisis data, serta pelaporan hasil dan luaran wajib.
Luaran Program
Luaran utama Tim Pakar adalah model pengembangan dan hilirisasi produk atau teknologi dalam bentuk peta jalan atau roadmap. Dokumen tersebut memuat:
- tahapan penyempurnaan teknologi;
- rencana validasi pasar;
- penguatan model bisnis;
- kesiapan implementasi dan skala hilirisasi;
- strategi kemitraan;
- kebutuhan sumber daya;
- analisis kelayakan;
- identifikasi dan mitigasi risiko; serta
- aspek legal dan regulasi.
Tim pakar juga menghasilkan laporan kemajuan, laporan akhir Pra-Studi Kelayakan, rekomendasi kelayakan, dan dokumen pendukung hasil pengumpulan serta analisis data.
Informasi lebih lanjut mengenai persyaratan, mekanisme pengusulan, ketentuan pendanaan, serta luaran program dapat diakses melalui laman resmi Program Hiliriset pada tautan berikut:
https://hiliriset.kemdiktisaintek.go.id/guide/dorongan-teknologi.