• Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada DIREKTORAT PENGEMBANGAN USAHA
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Sambutan
  • Program
    • Pengelolaan Kawasan Sains dan Teknologi
      • Kawasan UGM STP
      • Program Layanan Hilirisasi Inovasi
      • Layanan TTO
    • Pengelolaan dan Pembinaan Usaha
      • Layanan Pendampingan Badan Usaha UGM
    • Innovative Academy
    • Intellectual Property Management Office (IPMO)
  • Hibah/Grant
    • Hiliriset
      • Hiliriset Ajakan industri
      • Tim Pakar Dorongan Teknologi LPDP
      • Riset Kemitraan Internasional 2026
      • Dorongan Teknologi
      • Sinergi Prioritas BOPTN
      • Sinergi Strategi LPDP
      • Ajakan Industri Prioritas BOPTN
      • Ajakan Industri Startegis LPDP
      • Dorongan Teknologi (Tahun Kedua) BOPTN
      • Tim Pakar Dorongan Teknologi BOPTN
      • Pengujian Produk LPDP
      • Bestari Saintek LPDP
      • Perpanjangan Pendaftaran SINERGI Batch 2 TEMATIK 2026
    • Prime STeP
      • Hibah Pengembangan Inovasi
      • Startup Grant
    • Dashboard Monitoring Hibah Direktorat Pengembangan Usaha tahun 2018-2026
    • Materi Sosialisasi/Workshop UGM STP
  • Produk
    • Agrokompleks Pangan
    • Art and Heritage
    • Alat Kesehatan dan Obat
    • MRTIK
  • Kerja Sama
    • Anak Usaha
    • Mitra
  • Berita
  • Kontak
  • Home
  • Berita

Bertahun-Tahun Memiliki Tingkat Stunting yang Tinggi : Ada Apa Dengan NTT?

  • Berita
  • 28 November 2021, 11.24
  • Oleh : ditpui

Indonesia menghadapi tantangan di bidang kesehatan yang tidak ada habisnya. Pandemi Covid-19 mengajarkan pemerintah dan warga Indonesia untuk belajar dalam mengendalikan sistem kesehatan agar dapat mendukung kesehatan nasional dengan baik. Usaha yang dilakukan dalam mempertahankan sistem kesehatan nasional diantaranya komunikasi publik, sarana dan prasarana yang mumpuni, sistem jaminan kesehatan bagi warga prasejahtera, dukungan tenaga kesehatan yang ahli di bidangnya.

Nusa Tenggara Timur pada 2 tahun belakangan menghadapi 2 masa krisis yaitu krisis akibat penyakit Covid-19 dan Stunting. Arti stunting adalah keadaan gangguan pertumbuhan pada anak dan merupakan masalah malnutrisi terbesar yang dialami balita di Indonesia. Keadaan kekurangan gizi ini dapat mengakibatkan anak menjadi lebih pendek dibandingkan kawan seusianya serta memiliki daya tahan tubuh, fungsi otak, dan kemampuan kognitif yang lebih rendah dibandingkan yang seharusnya tercapai. Pada jangka panjang, stunting berdampak pada peningkatan risiko terjangkit beberapa penyakit tidak menular seperti obesitas, jantung koroner, hipertensi, dan osteoporosis. Prevalensi terjadinya stunting diantaranya kekurangan energi, protein makro dan micronutrient.

Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur mengalami penurunan angka stunting yang relatif lambat pada tahun 2020 berdasar studi yang dilakukan oleh Smeru. Faktor yang mempengaruhi lambatnya penurunan angka stunting ini diantaranya hambatan geografis, minim sumberdaya air dan rendahnya ketahanan pangan lokal. 1 Stunting diasumsikan sebagai hasil dari serangkaian faktor yang saling berinteraksi, diantaranya konsumsi dan akses ke makanan, kesehatan dan sanitasi, pendidikan, kesetaraan gender, kesetaraan sosial, konteks sosial, budaya, dan lingkungan setempat.

Universitas Gadjah Mada sebagai mitra Kementerian Pendidikan dan Budaya menggelar penanggulangan stunting yang bersifat transdisipliner ilmu dengan tajuk UGM CINTA NTT (Comprehensive and Integrated Action for NTT). Program ini melibatkan sedikitnya lima disiplin keilmuan, yaitu kesehatan masyarakat, pertanian, pengolahan pangan, energi dan infrastruktur, serta sosiologi (sosial, budaya, dan institusi), pengembangan potensi ekonomi sehingga penanganan bersifat komprehensif, kontinu dan diharapkan setelah program berakhir ini, masyarakat dapat meneruskan program secara mandiri.

Tim UGM melakukan survey pada fasilitas kesehatan level masyarakat, survey ketersediaan air, sinergi institusional, pendekatan konvergensi pilar kemasyarakatan, serta penjajagan intervensi program penanggulangan stunting. Jajaran pemerintah daerah, pemerintah desa mendukung dan menerima kerjasama dari UGM untuk membantu masyarakat dalam penurunan angka stunting yang ditargetkan turun menjadi 14% di tahun 2024. 2 Universitas Gadjah Mada melakukan intervensi di Desa Babuin dan Ofu, Kecamatan Kolbano, Kabupaten Timor Tengah Selatan dalam jangka waktu 3 bulan hingga Desember 2021.

Mari terus pantau sosial media kami di

IG : @ugm.stp 

Twitter : @UGMSTP

Linkedin : UGM STP

Tags: NTT Stunting

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Related Posts

mplementasi Gama Rain Filter di NTT

Gama Rain Filter di NTT : Solusi Krisis Air dan Stunting

Berita Kamis, 16 Desember 2021

Gama Rain Filter di NTT

Tingginya angka stunting di NTT salah satunya dipengaruhi oleh kurangnya sumber air yang memadai sebagai sumber utama kehidupan.

Gama-Kids Alat Pengukur Tinggi Badan Baduta

Kehadiran Gama-Kids di NTT : Upaya Deteksi Dini Stunting

Berita Rabu, 15 Desember 2021

Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan provinsi dengan prevalensi balita stunting tertinggi  yaitu sebanyak 24,2% menurut Data Kementerian Kesehatan 2020.

Dirgahayu Indonesia ke-81

Dirgahayu Indonesia ke-81: Akselerasi Inovasi Energi, Pangan, dan Tata Kelola Data UGM Menuju Indonesia Emas 2045

Berita Selasa, 18 Agustus 2026

Momen Dirgahayu Indonesia ke-81 menjadi semangat optimisme kita menuju target besar Indonesia Emas 2045. Pemerintah Indonesia secara intensif mendorong pelaksanaan RPJMN 2025-2029 yang berfokus pada delapan misi Asta Cita serta 17 program prioritas.

UGM, Kemenperin, Mars Symbioscience Indonesia, dan Salim Agro Chemical Perkuat Kolaborasi Pengembangan Ekosistem Kakao Nasional

Berita Senin, 27 Juli 2026

Yogyakarta, 21 Juli 2026 — Universitas Gadjah Mada bersama Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, PT Mars Symbioscience Indonesia, dan PT Salim Agro Chemical menjajaki kolaborasi pengembangan ekosistem kakao nasional dari sektor hulu hingga hilir.

Universitas Gadjah Mada

Direktorat Pengembangan Usaha UGM

Kantor Pusat UGM, Sayap Selatan, Lantai 2,

Bulaksumur, Yogyakarta 55281

Telp: +62274 5573 66

HP: +62 813-8268-8709

HP: +62 821-3766-4774

Email: ditpui@ugm.ac.id

Tentang Kami

Program

  • Pengelolaan Kawasan Sains dan Teknologi
  • Pengembangan Usaha
  • Innovative Academy
  • Intellectual Property Management Office (IPMO)

Hibah/Grant

  • Matching Fund Program
  • Prime STeP

Lain-Lain

  • Produk
  • Kerja Sama
  • Berita
  • Kontak

© 2026 Direktorat Pengembangan Usaha Universitas Gadjah Mada

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju