• Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada DIREKTORAT PENGEMBANGAN USAHA
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Sambutan
  • Program
    • Pengelolaan Kawasan Sains dan Teknologi
      • Kawasan UGM STP
      • Program Layanan Hilirisasi Inovasi
      • Layanan TTO
    • Pengelolaan dan Pembinaan Usaha
      • Layanan Pendampingan Badan Usaha UGM
    • Innovative Academy
    • Intellectual Property Management Office (IPMO)
  • Hibah/Grant
    • Hiliriset
      • Hiliriset Ajakan industri
      • Tim Pakar Dorongan Teknologi LPDP
      • Riset Kemitraan Internasional 2026
      • Dorongan Teknologi
      • Sinergi Prioritas BOPTN
      • Sinergi Strategi LPDP
      • Ajakan Industri Prioritas BOPTN
      • Ajakan Industri Startegis LPDP
      • Dorongan Teknologi (Tahun Kedua) BOPTN
      • Tim Pakar Dorongan Teknologi BOPTN
      • Pengujian Produk LPDP
      • Bestari Saintek LPDP
      • Sinergi Batch 2 Tematik
    • Prime STeP
      • Hibah Pengembangan Inovasi
      • Startup Grant
    • Dashboard Monitoring Hibah Direktorat Pengembangan Usaha tahun 2018-2026
  • Produk
    • Agrokompleks Pangan
    • Art and Heritage
    • Alat Kesehatan dan Obat
    • MRTIK
  • Kerja Sama
    • Anak Usaha
    • Mitra
  • Berita
  • Kontak
  • Home
  • Berita

Mendorong Inovasi Ventilator Indonesia untuk Memperkuat Daya Saing Global

  • Berita
  • 7 September 2022, 08.29
  • Oleh : ditpui
Ventilator Indonesia Venindo V-01 ICU Ventilator

Saat ini kemandirian Indonesia dalam sektor kesehatan tengah menjadi fokus dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Industri farmasi dan alat kesehatan menjadi prioritas untuk dikembangkan sehingga dapat lebih berdaya saing baik di dalam negeri maupun kancah global. Kemenperin telah menempatkan industri farmasi dan alat kesehatan sebagai sektor tambahan yang masuk dalam tujuh prioritas pada peta jalan Making Indonesia 4.0. Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, yang dikutip dari laman Kemenperin berharap agar dunia usaha dapat memanfaatkan peluang ini untuk mengisi pasar alat kesehatan di dalam negeri dan juga meningkatkan kualitas alat kesehatan untuk merebut pasar ekspor.  Salah satu alat kesehatan yang banyak dibutuhkan terutama dalam menghadapi situasi pandemi covid 19 maupun penyakit lainnya dan didorong produksinya di dalam negeri adalah ventilator.

Ventilator (mechanical ventilation) adalah alat yang digunakan untuk membantu seluruh atau sebagian aktivitas pernapasan pasien. Alat ini biasanya digunakan jika pasien memiliki gangguan untuk bernapas secara normal, seperti pada penyakit gagal napas, insufisiensi jantung, dan ketika operasi. Mesin ventilator akan mengatur proses menghirup dan menghembuskan napas pada pasien. Ventilator akan memompa udara selama beberapa detik untuk menyalurkan oksigen ke paru-paru pasien, lalu berhenti memompa agar udara keluar dengan sendirinya dari paru-paru. Pasien terus menggunakan ventilator hingga kondisinya membaik sehingga bisa bernapas secara normal. Ventilator memiliki peran penting dalam menjaga nafas pasien, jika terjadi malfungsi dapat berakibat fatal kepada pasien, hal ini membuat ventilator dikategorikan sebagai Life Critical System. Life Critical System adalah kategori mesin dimana kegagalan atau malfungsinya bisa mengakibatkan hilangnya nyawa atau luka serius. Dalam konteks menghadapi pandemi Covid-19, ventilator merupakan alat penting dalam upaya penanganan pasien. Covid-19 adalah penyakit yang menyerang paru-paru dan mengakibatkan pneumonia akut. Pasien Covid-19 beresiko untuk mengalami ARDS (Acute Respiratory Distress Syndrome) yang mengakibatkan gagal napas dan menyebabkan kematian. Eskalasi ke pneumonia menyebabkan penderita Covid-19 mengalami gangguan pernafasan karena menyempitnya saluran nafas. Dengan demikian diperlukan alat bantu pernafasan berupa ventilator yang meregulasi pemberian tekanan positif untuk mendorong O2 masuk ke dalam paru-paru.

market size ventilator dunia
Tahun 2027, market share ventilator meningkat menjadi USD 9.13 M

Kebutuhan pasar terhadap adanya ventilator di dunia terus meningkat tidak hanya untuk kebutuhan penanganan pasien Covid-19. Ventilator juga dibutuhkan dalam penanganan penyakit kronis lainnya yang juga membutuhkan alat bantu pernafasan. Melalui laman Kemenperin, Menteri Perindustrian mengatakan bahwa market size dunia untuk ventilator diperkirakan tumbuh 5 persen setiap tahunnya dengan nilai sebesar USD 5,79 miliar pada tahun 2021 untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit, homecare dan lainnya. Beliau juga menambahkan bahwa pada tahun 2027 pasar ventilator diproyeksikan akan mencapai USD 9,13 miliar.  Beliau berharap dengan hadirnya industri ventilator di dalam negeri, baik jenis invasi dan non-invasi akan mendukung program substitusi impor alat kesehatan sebagaimana telah dicanangkan oleh Bapak Presiden Jokowi untuk menggunakan produk-produk buatan dalam negeri. Selain itu, beliau menyampaikan bahwa persaingan industri ventilator dunia terus meningkat dengan keunggulan keunggulan inovasinya. Saat ini, industri sejenis yang ada seperti produk Becton Dickinson (US), Philips (Belanda), Hamilton Medical (US), Fisher & Paykel (New Zealand), Draeger (German), Medironic (Irlandia), GE Healthcare (US) terus melakukan ekspansi dan inovasi.

Kemenperin dalam hal ini terus mendukung pertumbuhan dan kemandirian industri alat kesehatan dengan memberikan berbagai kebijakan yang kondusif serta instrumen yang berpihak kepada industri alat kesehatan dalam negeri. Selain itu, Kemenperin juga mengakselerasi upaya peningkatan kompetensi sumber daya manusia serta penciptaan inovasi produk. Melalui kolaborasi yang dijalin dengan perguruan tinggi serta kementerian dan lembaga terkait Indonesia mampu memproduksi ventilator sendiri. Kemenperin berhasil memfasilitasi pembuatan ventilator di dalam negeri yang diantaranya telah mendapatkan izin edar. Salah satunya adalah Ventilator Indonesia atau Venindo V-01 dan R-03 yang merupakan hasil inovasi Universitas Gadjah Mada (UGM) yang bekerjasama dengan mitra industri dan kementerian. Venindo V-01 dan R-03 juga telah masuk di katalog elektronik lembaga kebijakan pengadaan barang/jasa pemerintah (E-Katalog LKPP). Selain Venindo, produk ventilator dalam negeri juga dihasilkan oleh perguruan tinggi lainnya adalah Portable Ventilator Emergency dari ITS yang juga telah mendapatkan izin edar. Inovasi tersebut akan memberikan nilai tambah dan daya saing nasional yang tidak kalah dengan produk-produk global.

 

Mari terus pantau sosial media kami di

IG        :  @ugm.stp

Twitter  : @UGMSTP

Linkedin : UGM STP

 

Related Posts

UGM, Kemenperin, Mars Symbioscience Indonesia, dan Salim Agro Chemical Perkuat Kolaborasi Pengembangan Ekosistem Kakao Nasional

Berita Senin, 27 Juli 2026

Yogyakarta, 21 Juli 2026 — Universitas Gadjah Mada bersama Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, PT Mars Symbioscience Indonesia, dan PT Salim Agro Chemical menjajaki kolaborasi pengembangan ekosistem kakao nasional dari sektor hulu hingga hilir.

Rekrutmen Tenaga Mahasiswa Paruh Waktu Direktorat Pengembangan Usaha Periode Agustus – Desember 2026

Berita Rabu, 22 Juli 2026

 1.        Persyaratan Umum:
o  Mahasiswa aktif UGM jenjang Diploma (Sekolah Vokasi) /Sarjana /Pascasarjana.
o  Minimal Mahasiswa semester 6 (enam) bagi jenjang Diploma dan Sarjana.
o  Memiliki kemampuan komunikasi dan interpersonal yang baik.
o  Tidak sedang/akan mengikuti magang,  dan Kuliah Kerja Nyata (KKN).
o  Mampu bekerja secara individu dan tim.
o  Memiliki waktu minimal 4 jam/hari (5 hari kerja).
o  Bersedia bekerja dengan sistem kontrak 5 bulan.
o  Berpengalaman mengelola acara workshop, seminar dan sejenisnya.
o  Memiliki kemampuan berbahasa Inggris pasif maupun aktif lebih disukai.

2.        Persyaratan Khusus
Posisi: Asisten Bidang Pengelolaan Unit Kegiatan Usaha Jumlah 1 Orang
dan Kode PU

o  Persyaratan Khusus:

·          Mahasiswa dari jurusan Manajemen Konsentrasi Keuangan/Akuntansi (1 orang).

·          Menguasai aplikasi komputer Ms Excel/Google Sheet, Ms Word/Google Docs, Ms PowerPoint/Google Slides, dan Canva/Figma.

·         Memiliki kemampuan dalam memahami manajemen keuangan (IRR, NPV, dll.)

·          Diutamakan memiliki kemampuan dalam melakukan
penilaian bisnis (business plan, market size, feasibility study).

o  Job Description:

·     Membantu menyiapkan bahan/data yang diperlukan
dalam pengelolaan Unit Kegiatan Usaha Universitas Gadjah Mada.

·          Membantu menyiapkan bahan/data yang diperlukan
untuk penyusunan laporan bidang pengembangan usaha

·          Membantu melakukan identifikasi, pembaruan,
penginputan, dan/atau penstatusan data di bidang pengembangan usaha pada
website dan sosial media yang digunakan.

·          Membuat proyeksi bisnis, business plan, market
size, dan feasibility study.

·          Membantu menjadi kontributor pemberitaan
kegiatan Direktorat Pengembangan Usaha.

3.       Tahapan Proses Seleksi:

                   I.             Pendaftaran : 21-26 Juli 2026                      

                    II.             Seleksi Administrasi : 27Juli 2026

                   III.             Seleksi Wawancara  : 28 Juli 2026

4.       Kelengkapan Dokumen Persyaratan

o  Surat lamaran ditujukan kepada: Direktur Pengembangan Usaha Universitas Gadjah
Mada, Jl.

STP UGM Perkuat Kolaborasi Internasional melalui Kunjungan Delegasi JICA, JETRO, BKPM, dan Perusahaan Jepang

Berita Selasa, 30 Juni 2026

Yogyakarta – Science Techno Park (STP) Universitas Gadjah Mada kembali menunjukkan perannya sebagai penghubung antara ekosistem inovasi perguruan tinggi dengan dunia industri melalui penyelenggaraan Forum Pertemuan Komunitas Bisnis Jepang, BKPM, JETRO, JICA, dan STP UGM yang berlangsung di Ruang Sidang 2, Gedung Pusat Balairung UGM, pada Kamis (25/6).

Midterm Review PRIME STeP Perkuat Inovasi UGM

Berita Kamis, 11 Juni 2026

Midterm Review PRIME STeP menjadi momentum penting bagi Universitas Gadjah Mada dalam memperkuat ekosistem inovasi dan hilirisasi riset.

Universitas Gadjah Mada

Direktorat Pengembangan Usaha UGM

Kantor Pusat UGM, Sayap Selatan, Lantai 2,

Bulaksumur, Yogyakarta 55281

Telp: +62274 5573 66

HP: +62 813-8268-8709

HP: +62 821-3766-4774

Email: ditpui@ugm.ac.id

Tentang Kami

Program

  • Pengelolaan Kawasan Sains dan Teknologi
  • Pengembangan Usaha
  • Innovative Academy
  • Intellectual Property Management Office (IPMO)

Hibah/Grant

  • Matching Fund Program
  • Prime STeP

Lain-Lain

  • Produk
  • Kerja Sama
  • Berita
  • Kontak

© 2026 Direktorat Pengembangan Usaha Universitas Gadjah Mada

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju