• Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada DIREKTORAT PENGEMBANGAN USAHA
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Sambutan
  • Program
    • Pengelolaan Kawasan Sains dan Teknologi
      • Kawasan UGM STP
      • Program Layanan Hilirisasi Inovasi
      • Layanan TTO
    • Pengelolaan dan Pembinaan Usaha
      • Layanan Pendampingan Badan Usaha UGM
    • Innovative Academy
    • Intellectual Property Management Office (IPMO)
  • Hibah/Grant
    • Hiliriset
      • Hiliriset Ajakan industri
      • Tim Pakar Dorongan Teknologi LPDP
      • Riset Kemitraan Internasional 2026
      • Dorongan Teknologi
      • Sinergi Prioritas BOPTN
      • Sinergi Strategi LPDP
      • Ajakan Industri Prioritas BOPTN
      • Ajakan Industri Startegis LPDP
      • Dorongan Teknologi (Tahun Kedua) BOPTN
      • Tim Pakar Dorongan Teknologi BOPTN
      • Pengujian Produk LPDP
      • Bestari Saintek LPDP
      • Perpanjangan Pendaftaran SINERGI Batch 2 TEMATIK 2026
      • Kekayaan Intelektual Berdampak 2026
      • Program Pangan dan Hilirisasi BPDP 2026
    • Prime STeP
      • Hibah Pengembangan Inovasi
      • Startup Grant
    • Dashboard Monitoring Hibah Direktorat Pengembangan Usaha tahun 2018-2026
    • Materi Sosialisasi/Workshop UGM STP
  • Produk
    • Agrokompleks Pangan
    • Art and Heritage
    • Alat Kesehatan dan Obat
    • MRTIK
  • Kerja Sama
    • Anak Usaha
    • Mitra
  • Berita
  • Kontak
  • Home
  • Berita

Innovative Academy 2.0 Graduation

  • Berita
  • 26 Juni 2015, 04.18
  • Oleh : admin

Program entrepreneur Innovative Academy 2.0 sudah berjalan selama 3 bulan dan memasuki masa graduation. Setidaknya sebanyak 45 orang dari 70 orang yang lolos selesi interview mampu survive dalam program inkubasi bisnis berbasis teknologi informasi dan komunukasi yang dilaksanakan di Entrepreneur Development Service (EDS), Jl. Asem Kranji K-7, Sekip Yogyakarta ini. Para peserta yang survie, terbukti mampu membentuk kelompok yang terbagi menjadi 9 tim, diantaranya: Calova , Footer, Hipstime, Mediglows, Otoman, Pasienia, Pijar Psikologi, Satelion, dan Sulinda, yang ide bisnis mereka tidak kalah hebat dengan generasi pertama Innovative Academy, seperti Barbekos, Galanggo, dan Wemary.

Direktur Pengembangan Usaha dan Inkubasi (PUI) UGM, Dr. Hargo Utomo, M.B.A., menyampaikan bahwa UGM terus mendorong terbentuknya mahasiswa wirausaha. Salah satunya melalui program Innovative Academy guna melahirkan lebih banyak pengusaha muda. “UGM mendorong munculnya entrepreneur yang memiliki kepedulian sosial, peduli terhadap persoalan lingkungan serta memiliki passion untuk mengembangkan usaha. Jadi tidak hanya enterprenuer yang kapitalis,” urainya, baru-baru ini saat membuka acara program mentoring Innovative Academi 2.0 Graduation di UC UGM.

Dihadapan para mahasiwa peserta Innovative Academy, Hargo mengucapkan selamat kepada para mahasiswa yang telah berhasil lolos seleksi dalam program ini. Ia berharap dengan program ini bisa membekali mahasiswa dan mampu menjadikan sebagai pemimpin bangsa di masa depan. “Setelah lulus dari program ini rencananya akan ada mentoring lanjutan yang lebih terstruktur sehingga harapannya lulusan program ini bisa survive,” tuturnya.

Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Alumni UGM, Dr. Paripurna P. Sugarda, S.H.,L.LM., mengatakan program Innovative Academy ini merupakan sebuah upaya untuk mendobrak budaya konsumerisme. Pasalnya selama ini mindshet mahasiswa Indonesia masih berorientasi pada konsumerisme. Hal tersebut sangat berbeda dengan Jepang yang kebanyakan mahaiswanya telah berorientasi pada teknologi. “Program Innovative Academy ini mencoba dobrak budaya konsumerisme untuk menghasilkan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Bahkan lebih dari itu bisa menciptakan kebutuhan baru bagi konsumen,”jelasnya.

Menurutnya, keberadaan program ini tepat disaat UGM mencanangkan sebagai social enterpreneur university yang berorientasi pada kemanfaatan sosial. Melalui program ini diharapkan UGM dapat menjadi perintis dalam mengubah kebiasaan masyarakat konsumtif menjadi lebih inovatif dan produktif.

Innovative Academy merupakan program yang dikembangkan UGM bekerjasama dengan Kibar. Dalam kesempatan tersebut juga menghadirkan Chief Excecutive PT. Kibar Kreasi Indonesia, Yansen Kamto yang banyak memberikan dorongan serta kiat bagi mahasiswa dalam berwirausaha. Para praktisi bisnis berbasis teknologi informasi dan komunikasi, seperti Eric Tjecep “Ezytravel”, Ridy Lie “Former Software Engineer, Amazon.com”,  Guntur Sarwohadi “Magphi Game”, dan Afrizal Hernandar “GMUM” serta para akademisi, seperti Widyawan, S.T., M.T., Ph.D. “Direktur Sistem dan Sumber Daya Informasi UGM” dan Sang Kompiang Wirawan, S.T., M.T., Ph.D. “Kasubdit Inkubasi Direktorat Pengebangan Usaha dan Inkubasi UGM”, turut hadir sebagai juri yang akan menentukan 3 top startup. Setelah melalui penilaian yang ketat, terpilih 3 startup, yakni Mediglows, Pasienia dan Otoman yang akan mendapatkan reward berupa company tour di Jakarta untuk mempelajari bagaimana cara menjalankan perusahaan dan sekaligus sebagai gambaran untuk menjalankan acceleration program setelah tahap mentorship berakhir.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Related Posts

Mengenal Riset Sejak Sekolah: Bagaimana Research Camp dan Research Partnership Membuka Akses Pelajar ke Dunia Sains

Berita Rabu, 4 November 2026

Fumalife sebagai Perusahaan rintisan binaan Innovatif Academi dimana innovafit academy adalah program inkubasi kewirausahaan besutan Direktorat Pengemabnagn Usaha melalui Science Techno Park.

UGM Tampilkan Inovasi Unggulan di Danantara Technology Innovation Investment Forum 2026, Perkuat Hilirisasi Riset ke Industri

Berita Jumat, 30 Oktober 2026

Jakarta, 27 Oktober 2026 — Universitas Gadjah Mada (UGM) menampilkan sejumlah inovasi unggulan dalam sesi Project Showcase Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 yang berlangsung pada 26–28 Oktober 2026 di Jakarta.

Perkuat Hilirisasi Riset, UGM Pertemukan Peneliti dan Industri Lewat GIFTS

Berita Senin, 26 Oktober 2026

Keberhasilan inovasi tidak hanya ditentukan oleh nilai ekonomi yang dihasilkan, tetapi juga kebermanfaatannya bagi masyarakat dan lingkungan serta dunia usaha. Oleh karena itu, pengembangan riset perlu berjalan seiring dengan kolaborasi berbagai pihak dan tanggung jawab terhadap keberlanjutan kehidupan.

Hal itu mengemuka dalam pembukaan Global Innovation and Future Technology Summit (GIFTS) 2026 yang diselenggarakan Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 21–22 Oktober 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM.

Menjembatani Inovator dengan Dunia Industri

Berita Jumat, 25 September 2026

Universitas Gadjah Mada kembali akan menyelenggarakan Global Innovation and Future Technology Summit (GIFTS) 2026 pada 21–22 Oktober 2026 mendatang di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM.

Universitas Gadjah Mada

Direktorat Pengembangan Usaha UGM

Kantor Pusat UGM, Sayap Selatan, Lantai 2,

Bulaksumur, Yogyakarta 55281

Telp: +62274 5573 66

HP: +62 813-8268-8709

HP: +62 821-3766-4774

Email: ditpui@ugm.ac.id

Tentang Kami

Program

  • Pengelolaan Kawasan Sains dan Teknologi
  • Pengembangan Usaha
  • Innovative Academy
  • Intellectual Property Management Office (IPMO)

Hibah/Grant

  • Matching Fund Program
  • Prime STeP

Lain-Lain

  • Produk
  • Kerja Sama
  • Berita
  • Kontak

© 2026 Direktorat Pengembangan Usaha Universitas Gadjah Mada

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju