• Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada DIREKTORAT PENGEMBANGAN USAHA
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Sambutan
  • Program
    • Pengelolaan Kawasan Sains dan Teknologi
      • Kawasan UGM STP
      • Program Layanan Hilirisasi Inovasi
      • Layanan TTO
    • Pengelolaan dan Pembinaan Usaha
      • Layanan Pendampingan Badan Usaha UGM
    • Innovative Academy
    • Intellectual Property Management Office (IPMO)
  • Hibah/Grant
    • Hiliriset
      • Hiliriset Ajakan industri
      • Hiliriset Dorongan Teknologi
    • Program Dana Padanan 2025
    • Prime STeP
      • Hibah Pengembangan Inovasi
      • Startup Grant 2025
    • Portofolio MF and Prime Step
  • Produk
    • Agrokompleks Pangan
    • Art and Heritage
    • Alat Kesehatan dan Obat
    • MRTIK
  • Kerja Sama
    • Anak Usaha
    • Mitra
  • Berita
  • Kontak
  • Home
  • Berita

UGM Sediakan Rumah Kreatif Bagi Pengembang Aplikasi Digital

  • Berita
  • 5 Maret 2018, 01.35
  • Oleh : admin

          DSC02988            DSC03009

Universitas Gadjah Mada meresmikan kantor Innovative Academy Hub sebagai rumah kreatif bagi para pengembang karya aplikasi digital, Jumat (2/3). Rumah sebagai tempat berkumpul anak muda kreatif ini bisa digunakan oleh para mahasiswa dan publik untuk menyalurkan ide dan gagasan dalam pengembangan aplikasi. Rumah kreatif yang berada di Bulaksumur H-6 ini menyediakan beberapa ruang dengan difasillitasi akses internet gratis berkecepatan tinggi. Setiap ide kreatif yang dihasilkan selanjutnya akan dikompetisikan dalam innovative academy yang akan dilaksanakan oleh UGM dan nantinya para pemenang  diikutkan dalam seleksi untuk mendapat pendanaan dari mitra.

Rektor UGM, Prof. Ir Panut Mulyono,M.Eng.,D.Eng., mengatakan rumah kreatif bagi anak muda pengembang aplikasi ini tidak hanya  digunakan oleh mahasiswa, namun bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luar yang memiliki minat yang sama dalam pengembangan aplikasi. “Rumah inovasi ini tidak hanya untuk UGM, tapi untuk masyarakat luar,”katanya.

Menurut Rektor, keberadaan rumah kreatif ini bisa melahirkan banyak inovasi digital yang bisa dimanfaatkan industri, namun juga bagi masyarakat.”Produk yang dihasilkan bisa dihilirisasi pemanfaatannya ke masyarakat,”katanya.

Pihak industri, kata Rektor, rencannya akan diundang untuk mempresentasikan apa yang diperlukan sehingga dicarikan solusinya lewat pengembangan inovasi dalam teknologi. “Selama ini jika ada industri yang minta baru kita kerjakan, nantinya kita akan buat sebaliknya,” katanya.

Dikatakan Rektor, hasil inovasi aplikasi digital yang dihasilkan oleh anak muda dalam negeri tidak kalah bagusnya dengan hasil inovasi di negara luar. Namun begitu, kerja sama antara perguruan tinggi dengan industri dalam menjembatani pengembangan hasil inovasi digital sangat diperlukan. “Kerja sama pergurun tinggi dengan industri belum erat,”katanya.

Presiden Direktur PT Lintasarta, Arya Damar, mengatakan Lintas Arta selaku perusahaan penyedia solusi teknologi berbasis IT bagi industri siap menampung hasil karya inovasi yang dihasilkan para anak muda untuk dimanfaatkan oleh dunia industri. Kami akan bawa hasil inovasi ke industri, bahkan industri kami datangkan ke sini untuk menyampaikan apa yang mereka butuhkan,”katanya.

Para anak muda penghasil aplikasi digital ini, kata Arya Damar, akan dibina untuk menjadi perusahaan rintisan atau start up yang terus tumbuh dan berkembang di kemudian hari.”Dari rumah innovative hub ini ada entrepreneur yang lahir,” katanya.

Arya Damar mengatakan untuk pengembangan aplikasi digital, India merupakan negara yang anak mudanya banyak bergerak dalam pengembangan aplikasi. Olah karena itu, pengembangan dalam bidang algoritma dan coding perlu diajarkan pada generasi muda sejak dini. “Setidaknya coding sudah dikenalkan sejak di level SMK,”ujarnya.

Dirjen Penguatan Inovasi Kemenristek Dikti, Dr. Jumain Appe, menyambut baik keberadaan Innovative Academy Hub yang ada di kampus UGM ini. Menurutnya, keberadaan rumah bagi para pengembangan aplikasi digital di kawasan kampus sebelumnya belum pernah ada di Indonesia.”Saya katakan ini baru pertama kali perguruan tinggi memiliki seperti ini, memiliki innovative academy,”katanya.

Di Taiwan, kata Jumain, sudah banyak model kerja sama semacam ini yaitu perguruan tinggi menggandeng industri dalam pengembangan aplikasi. Ia mengharapkan dari rumah innovative academy ini akan banyak melahirkan pengusaha yanng bergerak dalam bisnis digital.”Kita mengharapkan ke depan banyak sarjana yang menciptakaan pekerjaan dan produk baru karena menurut perkiraan ada 800 jenis pekerjaan yang hilang dalam sepuluh tahun ke depan disebabkan perkembangan disrupsi teknologi,”katanya. (Humas UGM/Gusti Grehenson;foto: Septareza)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Related Posts

UGM Gelar Sosialisasi Hibah Pengembangan Inovasi untuk Perkuat Hilirisasi Riset dan Kolaborasi

Berita Senin, 9 Maret 2026

Yogyakarta, 6 Maret 2026  – Direktorat Pengembangan Usaha (DPU) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Sosialisasi Hibah Pengembangan Inovasi pada Jumat, 6 Maret 2026.  Sosialisasi ini dilakukan untuk mendorong hilirisasi inovasi dosen di lingkungan Universitas Gadjah Mada menuju ekosistem industri dan dampak pada masyarakat secara nyata.

UGM Optimalkan PIAT sebagai Percontohan Pengelolaan Sampah Skala Mikro di Kampus

Berita Rabu, 25 Februari 2026

Komitmen pemerintah dalam menangani persoalan sampah nasional semakin ditegaskan melalui arahan Presiden kepada perguruan tinggi untuk mengembangkan teknologi pengolahan sampah yang aplikatif dan dapat diuji coba secara nyata.

DDR Madena, Alat Radiografi Digital Karya Dosen UGM Siap Bersaing di Pasaran

Berita Senin, 9 Februari 2026

Guru Besar bidang Ilmu Fisika Citra, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada, Prof. Dr. Gede Bayu Suparta, bersama tim merasa bersyukur karena produk teknologi Radiografi Sinar-x Fluoresensi Digital (RSFD) yang dirintis sejak tahun 1990 telah berhasil dipasarkan ke industri dan masyarakat.

RI Miliki 31.750 Flora dan 744 Ribu Fauna, UGM dan BRIN Dorong Penguatan Riset Biodiversitas

Berita Jumat, 6 Februari 2026

Indonesia dianugerahi kekayaan keanekaragaman hayati luar biasa dan dikenal di kancah internasional sebagai mega biodiversity country. Namun, kekayaan tersebut menghadapi berbagai tantangan serius, mulai dari deforestasi, perubahan iklim, pencemaran lingkungan, hingga perdagangan satwa ilegal.

Universitas Gadjah Mada

Direktorat Pengembangan Usaha UGM

Kantor Pusat UGM, Sayap Selatan, Lantai 2,

Bulaksumur, Yogyakarta 55281

Telp: +62274 5573 66

HP: +62 813-8268-8709

HP: +62 821-3766-4774

Email: ditpui@ugm.ac.id

Tentang Kami

Program

  • Pengelolaan Kawasan Sains dan Teknologi
  • Pengembangan Usaha
  • Innovative Academy
  • Intellectual Property Management Office (IPMO)

Hibah/Grant

  • Matching Fund Program
  • Prime STeP

Lain-Lain

  • Produk
  • Kerja Sama
  • Berita
  • Kontak

© 2026 Direktorat Pengembangan Usaha Universitas Gadjah Mada

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju