Yogyakarta – Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) melakukan kunjungan ke Universitas Gadjah Mada (UGM) yang dipimpin oleh Dr. Ir. Firman Arifin, S.T., M.T., Wakil Direktur Bidang Kerja Sama, Hubungan Masyarakat, dan Sistem Informasi. Rombongan PENS diterima oleh Diana Kestanti, S.E., Kepala Subdirektorat Pengelolaan dan Pembinaan Usaha Direktorat Pengembangan Usaha UGM dan Denny Wijayanto, Kepala Program Innovative Academy UGM.

Dalam pertemuan tersebut, PENS menegaskan bahwa saat ini kampus masih berstatus Badan Layanan Umum (BLU) dan tengah mempersiapkan diri menuju Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH). Transformasi ini diharapkan dapat membuka peluang lebih luas dalam pengelolaan dana, perekrutan SDM profesional, serta hilirisasi inovasi.
Dr. Firman Arifin menyampaikan bahwa PENS telah banyak menghasilkan inovasi di bidang engineering dan tercatat sebagai salah satu polteknik dengan jumlah Intellectual Property (IP) terbesar di Indonesia. “Kami memiliki banyak karya, tetapi karena masih BLU, komersialisasi hasil penelitian belum bisa berjalan optimal. Kami ingin mengetahui pengalaman UGM dalam melakukan tata kelola PTNBH sehingga dapat mendukung hilirisasi riset,” ujarnya.

UGM sebagai PTNBH dinilai berhasil membangun ekosistem riset dan inovasi melalui unit khusus serta kerja sama dengan industri. Diana Kestanti menjelaskan bahwa “UGM mengelola komersialisasi riset melalui skema lisensi, spin-off, dan kolaborasi dengan mitra industri. Dengan model ini, hasil penelitian dapat masuk ke pasar dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.”
Selain itu, PENS juga menghadapi kendala pendanaan dan pengelolaan SDM. Pengelolaan inovasi masih dilakukan oleh dosen, sementara skema perekrutan tenaga profesional non-dosen belum dapat dijalankan sesuai aturan BLU.
Melalui kunjungan ini, PENS berharap dapat menyerap pengalaman UGM dalam membangun ekosistem riset dan inovasi yang berkelanjutan. Dengan transformasi kelembagaan yang sedang dipersiapkan, PENS optimistis dapat memperluas peran sebagai kampus teknologi yang tidak hanya unggul dalam riset, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata bagi industri dan masyarakat.
Penulis Roni.A
Photo : Roni A