• Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada DIREKTORAT PENGEMBANGAN USAHA
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Sambutan
  • Program
    • Pengelolaan Kawasan Sains dan Teknologi
      • Kawasan UGM STP
      • Program Layanan Hilirisasi Inovasi
      • Layanan TTO
    • Pengelolaan dan Pembinaan Usaha
      • Layanan Pendampingan Badan Usaha UGM
    • Innovative Academy
    • Intellectual Property Management Office (IPMO)
  • Hibah/Grant
    • Hiliriset
      • Hiliriset Ajakan industri
      • Hiliriset Dorongan Teknologi
    • Program Dana Padanan 2025
    • Prime STeP
      • Hibah Pengembangan Inovasi
      • Startup Grant 2025
    • Portofolio MF and Prime Step
  • Produk
    • Agrokompleks Pangan
    • Art and Heritage
    • Alat Kesehatan dan Obat
    • MRTIK
  • Kerja Sama
    • Anak Usaha
    • Mitra
  • Berita
  • Kontak
  • Home
  • Berita

Banoo Microbubble Generator “Mycrofish” Sebagai Optimasi Produktivitas Budidaya Ikan Air Tawar

  • Berita
  • 23 November 2021, 13.49
  • Oleh : ditpui

Banoo Microbubble Generator (BMG) atau Mycrofish merupakan produk teknologi yang diadopsi oleh PT Banoo Inovasi Indonesia.  PT Banoo Inovasi Indonesia sendiri merupakan perusahaan rintisan yang dibangun oleh alumni Universitas Gadjah Mada. Mycrofish merupakan solusi atas permasalahan pada budidaya ikan air tawar oleh para petani budidaya. Dalam budidaya ikan air tawar dengan media kolam memerlukan kadar oksigen yang cukup tinggi hingga ke dasar kolam. Namun semakin dalam kolam budidaya, maka akan memerlukan energi yang semakin besar. Dengan menggunakan aerator berupa Micro Bubble Generator (MBG) ini, maka energi per satuan volum oksigen jauh lebih hemat daripada aerator konvensional.

Microbubble generator merupakan aerator yang telah diteliti sejak tahun 2012 sebagai bentuk kerjasama beberapa peneliti. Peneliti berasal dari Grup Riset Mekanika Fluida Departemen Teknik Mesin dan Industri FT UGM serta Grup Riset Sains untuk Rakyat Departemen Teknik Kimia FT UGM. Berberapa penelitian membuktikan bahwa MBG efektif untuk meningkatkan kadar DO (Dissolved Oxygen). Dengan begitu maka dapat meningkatkan serapan nutrisi pakan oleh ikan. Banoo sebagai perusahaan pemula di bidang budidaya perikanan telah melakukan percobaan MBG dalam sebuah set Mycrofish. Set Mycrofist tersebut terdiri dari catu daya energi, pelampung, dan aerator MBG untuk budidaya ikan nila. Hasil dari riset dan pilot project menunjukkan bahwa penggunaan Mycrofish Banoo berdampak pada peningkatan DO, dimana pada sore hari mampu meningkatkan kadar oksigen terlarut hingga 7 ppm.

Program implementasi inovasi teknologi microbubble generator ini telah melibatkan 5 kelompok pembudidaya ikan. Kelima kelompok pembudidaya ikan tersebut antara lain “Mina Surya Farm” (1 alat),  Gamol “Mina Sejahatera” (2 alat),  “Mina Arum” (1 alat), “Seger Waras Fish Farm” (3 alat), serta “Mina Jaya” (1 alat). Implementasi penggunaan Mycrofish membantu optimasi pada budidaya komoditas ikan nila, ikan lele dan ikan hias. Masyarakat membutuhkan ikan nila dan ikan lele yang merupakan komoditas untuk pangan konsumsi . Selain itu, Pandemi Covid-19 juga mengakibatkan gaya hidup masyarakat berubah dimana masyarakat mengakses kebutuhan ikan hias sebagai alternatif pengganti aktivitas refreshing.

Mari terus pantau sosial media kami di

IG        :  @ugm.stp 

               @banoo.id

Website: www.banoo.id

Twitter  : @UGMSTP

Linkedin : UGM STP

Tags: Banoo Mycrofish

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Related Posts

Poster Webinar Product Launch Mycrowfish

Banoo Microbubble Generator “Mycrofish” Product Launch sebagai Angin Segar Perikanan Budidaya di tahun 2022

Berita Rabu, 12 Januari 2022

Sabtu (8/1) telah terlaksana Product Launch Banoo Microbubble Generator “Mycrofish” dengan tema webinar “Perikanan Budidaya di 2022: Apa Kabar Teknologi Milenial?”.

UGM Gelar Sosialisasi Hibah Pengembangan Inovasi untuk Perkuat Hilirisasi Riset dan Kolaborasi

Berita Senin, 9 Maret 2026

Yogyakarta, 6 Maret 2026  – Direktorat Pengembangan Usaha (DPU) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Sosialisasi Hibah Pengembangan Inovasi pada Jumat, 6 Maret 2026.  Sosialisasi ini dilakukan untuk mendorong hilirisasi inovasi dosen di lingkungan Universitas Gadjah Mada menuju ekosistem industri dan dampak pada masyarakat secara nyata.

UGM Optimalkan PIAT sebagai Percontohan Pengelolaan Sampah Skala Mikro di Kampus

Berita Rabu, 25 Februari 2026

Komitmen pemerintah dalam menangani persoalan sampah nasional semakin ditegaskan melalui arahan Presiden kepada perguruan tinggi untuk mengembangkan teknologi pengolahan sampah yang aplikatif dan dapat diuji coba secara nyata.

DDR Madena, Alat Radiografi Digital Karya Dosen UGM Siap Bersaing di Pasaran

Berita Senin, 9 Februari 2026

Guru Besar bidang Ilmu Fisika Citra, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada, Prof. Dr. Gede Bayu Suparta, bersama tim merasa bersyukur karena produk teknologi Radiografi Sinar-x Fluoresensi Digital (RSFD) yang dirintis sejak tahun 1990 telah berhasil dipasarkan ke industri dan masyarakat.

Universitas Gadjah Mada

Direktorat Pengembangan Usaha UGM

Kantor Pusat UGM, Sayap Selatan, Lantai 2,

Bulaksumur, Yogyakarta 55281

Telp: +62274 5573 66

HP: +62 813-8268-8709

HP: +62 821-3766-4774

Email: ditpui@ugm.ac.id

Tentang Kami

Program

  • Pengelolaan Kawasan Sains dan Teknologi
  • Pengembangan Usaha
  • Innovative Academy
  • Intellectual Property Management Office (IPMO)

Hibah/Grant

  • Matching Fund Program
  • Prime STeP

Lain-Lain

  • Produk
  • Kerja Sama
  • Berita
  • Kontak

© 2026 Direktorat Pengembangan Usaha Universitas Gadjah Mada

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju