• Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada DIREKTORAT PENGEMBANGAN USAHA
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Sambutan
  • Program
    • Pengelolaan Kawasan Sains dan Teknologi
      • Kawasan UGM STP
      • Program Layanan Hilirisasi Inovasi
      • Layanan TTO
    • Pengelolaan dan Pembinaan Usaha
      • Layanan Pendampingan Badan Usaha UGM
    • Innovative Academy
    • Intellectual Property Management Office (IPMO)
  • Hibah/Grant
    • Hiliriset
      • Hiliriset Ajakan industri
      • Hiliriset Dorongan Teknologi
    • Program Dana Padanan 2025
    • Prime STeP
      • Hibah Pengembangan Inovasi
      • Startup Grant 2025
    • Portofolio MF and Prime Step
  • Produk
    • Agrokompleks Pangan
    • Art and Heritage
    • Alat Kesehatan dan Obat
    • MRTIK
  • Kerja Sama
    • Anak Usaha
    • Mitra
  • Berita
  • Kontak
  • Home
  • Berita

Pemerintah Gelontorkan Rp 1,28 triliun Dana Riset di 1.503 Kampus

  • Berita
  • 29 September 2025, 08.25
  • Oleh : roni_arifia

Dirjen Riset dan Pengembangan, Kemdiktisaintek RI, Dr. M. Fauzan Adziman., S.T., M.Eng, mengatakan pemerintah telah menggelontorkan dana penelitian Rp1,28 Triliun untuk lebih dari 16.800 proposal yang berasal dari 1.503 kampus. Dana riset ini diharapkan mendorong ekosistem penelitian dengan tema yang lebih fokus dan relevan.“Jadi kita akan membangun program prioritas dengan fungsi pemerataan,” kata Fauzan dalam seminar Innovation Forum: Harmonisasi Hibah Penghiliran Inovasi 2025, di fakulats Teknik UGM, Jumat (26/9).

Fauzan menyatakan Kemdiktisaintek telah membuat strategi untuk simplifikasi program penelitian menjadi dua bagian besar yaitu program riset prioritas dan program riset strategis. Untuk riset prioritas, Kemdiktisaintek berusaha mengoptimalkan pendanaan bersumber APBN. Sedangkan untuk program riset strategis, pihaknya menyeleksi riset yang strategis dan berdampak. “Kita mencari mana yang berpotensi tinggi, mencari mana masalah yang harus kita segera selesaikan atau urgent begitu,” terangnya.

Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha dan Kerja sama UGM, Dr. Danang Sri Hadmoko, mengatakan UGM berkomitmen menjadikan hasil riset dan inovasi tidak berhenti hanya pada publikasi atau prototype, melainkan bagaimana inovasi tersebut dapat melewati innovation gap atau yang sering disebut sebagai valley of death. “Inilah esensi dari hilirisasi inovasi yaitu menjadikan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai solusi yang berdampak sosial, ekonomi sekaligus lingkungan,” paparnya.

Innovation Forum, kata Danang, menjadi momentum penting guna menyamakan langkah. Berbagai program hibah penghiliran inovasi yang diluncurkan pemerintah, seperti Promoting Research and Innovation trought Modern an Efficient Science and Technology Parks Project (Prime STeP), Program Dana Padanan (PDP) hingga Hilirisasi Riset Prioritas telah membuka jalan bagi pergruan tinggi mampu melangkah lebih jauh. “Program-program ini tentu menjadi peluang strategis untuk memperkuat jembatan antara riset di kampus dengan kebutuhan nyata di lapangan,” terangnya.

Direktur Pengembangan Usaha (PU) UGM, Prof. Sang Kompiang menyebutkan untuk tahun ini, UGM mendapat hibah pengembangan inovasi, Pengelolaan Hibah Dorongan Teknologi TimPakar/ Pengkajian dan Program Dana Padanan yang berasal dari Kemdiktisaintek. Sementara Hibah Pengembangan Inovasi, Sinergi, Startup Grant, disebutnya, sebagai dukungan dari Asian development Bank. Selain itu, Science Technopark UGM dan hilirisasi skema sinergi, mendapat dukungan dari Kemdiktisaintek RI. “Kedua program besar ini diharapkan mendukung pertumbuhan inovasi startup dan inovasi untuk bersaing secara global,” ungkapnya.

Iapun menjelaskan UGM Science Techno Park (STP) hingga saat ini berperan sebagai penggerak utama ekosistem inovasi di UGM. Melalui fungsi Technology Transfer Office serta program semacam Innovative Academy, UGM STP mengawal hasil riset dari laboratorium hingga siap dimanfaatkan baik dalam bentuk kerjasama lisensi maupun pengembangan startup.

Di sela kegiatan Innovation Forum, dilakukan pula seremoni penandatanganan perjanjian kerja sama  Hibah Pengembangan Inovasi, Sinergi dan Startup Grant antara Plt Direktur Pengembangan Usaha/ Ketua IPMO, Prof. Ir. Sang Kompiang Wirawan, S.T., M.T., Ph.D  dengan Dr.drg. Indra Bramanti, M.Sc., Sp.KGA, Prof. Drs. Gede Bayu Suparta, M.S., Ph.D, dan Astriani Dwi Aryaningtyas, S.Psi., M.A., dengan disaksikan Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha dan Kerja sama UGM, Dr. Danang Sri Hadmoko, S.Si., M.Sc.

Penulis : Agung Nugroho
Foto     : Donnie

Related Posts

UGM Gelar Sosialisasi Hibah Pengembangan Inovasi untuk Perkuat Hilirisasi Riset dan Kolaborasi

Berita Senin, 9 Maret 2026

Yogyakarta, 6 Maret 2026  – Direktorat Pengembangan Usaha (DPU) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Sosialisasi Hibah Pengembangan Inovasi pada Jumat, 6 Maret 2026.  Sosialisasi ini dilakukan untuk mendorong hilirisasi inovasi dosen di lingkungan Universitas Gadjah Mada menuju ekosistem industri dan dampak pada masyarakat secara nyata.

UGM Optimalkan PIAT sebagai Percontohan Pengelolaan Sampah Skala Mikro di Kampus

Berita Rabu, 25 Februari 2026

Komitmen pemerintah dalam menangani persoalan sampah nasional semakin ditegaskan melalui arahan Presiden kepada perguruan tinggi untuk mengembangkan teknologi pengolahan sampah yang aplikatif dan dapat diuji coba secara nyata.

DDR Madena, Alat Radiografi Digital Karya Dosen UGM Siap Bersaing di Pasaran

Berita Senin, 9 Februari 2026

Guru Besar bidang Ilmu Fisika Citra, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada, Prof. Dr. Gede Bayu Suparta, bersama tim merasa bersyukur karena produk teknologi Radiografi Sinar-x Fluoresensi Digital (RSFD) yang dirintis sejak tahun 1990 telah berhasil dipasarkan ke industri dan masyarakat.

RI Miliki 31.750 Flora dan 744 Ribu Fauna, UGM dan BRIN Dorong Penguatan Riset Biodiversitas

Berita Jumat, 6 Februari 2026

Indonesia dianugerahi kekayaan keanekaragaman hayati luar biasa dan dikenal di kancah internasional sebagai mega biodiversity country. Namun, kekayaan tersebut menghadapi berbagai tantangan serius, mulai dari deforestasi, perubahan iklim, pencemaran lingkungan, hingga perdagangan satwa ilegal.

Universitas Gadjah Mada

Direktorat Pengembangan Usaha UGM

Kantor Pusat UGM, Sayap Selatan, Lantai 2,

Bulaksumur, Yogyakarta 55281

Telp: +62274 5573 66

HP: +62 813-8268-8709

HP: +62 821-3766-4774

Email: ditpui@ugm.ac.id

Tentang Kami

Program

  • Pengelolaan Kawasan Sains dan Teknologi
  • Pengembangan Usaha
  • Innovative Academy
  • Intellectual Property Management Office (IPMO)

Hibah/Grant

  • Matching Fund Program
  • Prime STeP

Lain-Lain

  • Produk
  • Kerja Sama
  • Berita
  • Kontak

© 2026 Direktorat Pengembangan Usaha Universitas Gadjah Mada

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju