• Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada DIREKTORAT PENGEMBANGAN USAHA
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Sambutan
  • Program
    • Pengelolaan Kawasan Sains dan Teknologi
      • Kawasan UGM STP
      • Program Layanan Hilirisasi Inovasi
      • Layanan TTO
    • Pengelolaan dan Pembinaan Usaha
      • Layanan Pendampingan Badan Usaha UGM
    • Innovative Academy
    • Intellectual Property Management Office (IPMO)
  • Hibah/Grant
    • Hiliriset
      • Hiliriset Ajakan industri
      • Hiliriset Dorongan Teknologi
    • Program Dana Padanan 2025
    • Prime STeP
      • Hibah Pengembangan Inovasi
      • Startup Grant 2025
    • Portofolio MF and Prime Step
  • Produk
    • Agrokompleks Pangan
    • Art and Heritage
    • Alat Kesehatan dan Obat
    • MRTIK
  • Kerja Sama
    • Anak Usaha
    • Mitra
  • Berita
  • Kontak
  • Home
  • Berita

UGM Masuk 3 Besar Nasional dalam Program Hilirisasi Riset 2025

  • Berita
  • 19 September 2025, 01.08
  • Oleh : roni_arifia

Jakarta, 17 September 2025–Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam dunia riset nasional. Berdasarkan hasil seleksi Program Hilirisasi Riset Prioritas Tahun Anggaran 2025 yang diumumkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, UGM berhasil menempati peringkat ketiga dengan 48 proposal riset yang didanai. Posisi ini menempatkan UGM sejajar dengan perguruan tinggi riset terkemuka lainnya, yaitu Institut Pertanian Bogor (IPB) di peringkat pertama dengan 79 judul, dan Universitas Hasanuddin (UNHAS) di peringkat kedua dengan 58 judul.

Program Hilirisasi Riset 2025 dirancang untuk mempercepat transformasi hasil penelitian perguruan tinggi agar tidak berhenti di laboratorium, melainkan bisa diadopsi industri dan menghadirkan solusi nyata di masyarakat. Terdapat tiga skema utama dalam program ini, yaitu Ajakan Industri yang diarahkan untuk menjawab kebutuhan nyata industri, Dorongan Teknologi sebagai hilirisasi hasil riset unggulan perguruan tinggi, serta Sinergi yang mendorong kolaborasi multipihak berbasis transfer teknologi terintegrasi. Dari total 1.445 proposal yang masuk, tercatat 376 berasal dari skema Ajakan Industri, 380 dari Dorongan Teknologi, dan 689 dari Sinergi. Pemerintah kemudian menyalurkan pendanaan hingga Rp176,9 miliar, di luar kontribusi in-cash maupun in-kind dari mitra industri.

Dominasi perguruan tinggi negeri terlihat jelas dalam hasil seleksi ini, dengan kontribusi sebesar 81% dari total proposal didanai, sementara perguruan tinggi swasta menyumbang 19%. Dari sisi klaster, mayoritas berasal dari klaster Mandiri sebesar 78,3%, disusul klaster Utama 17,5%, dan Madya 3,1%. Data ini menandakan kapasitas riset perguruan tinggi nasional, khususnya yang berada di klaster Mandiri seperti UGM, semakin kuat dan berdaya saing.

Jika ditinjau dari bidang riset, terdapat tiga topik prioritas yang paling banyak diusulkan secara nasional, yaitu bidang elektronik dan digital dengan 213 judul, makanan dan minuman dengan 94 judul, serta agro (sawit, karet, kelapa, kakao) dengan 76 judul. Data ini memperlihatkan arah prioritas riset nasional yang berfokus pada sektor strategis dan berpengaruh langsung terhadap perekonomian Indonesia. Bidang elektronik dan digital menjadi yang paling dominan, sejalan dengan tren transformasi teknologi berbasis AI, IoT, dan semikonduktor. Sementara itu, riset pada sektor makanan dan minuman, serta agro, menegaskan pentingnya kemandirian pangan dan hilirisasi komoditas unggulan dalam menjaga ketahanan ekonomi. UGM sendiri aktif mengajukan riset pada bidang-bidang tersebut, sehingga capaian peringkat ketiga ini mencerminkan keselarasan fokus riset UGM dengan arah kebijakan nasional.

Capaian ini juga tidak lepas dari keterlibatan luas mitra industri, baik BUMN seperti PLN, Pindad, Krakatau Steel, KAI, INKA, hingga DAMRI, maupun perusahaan swasta dan startup teknologi. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat proses validasi produk riset, scale-up, hingga tahap komersialisasi. Momentum penting semakin ditegaskan melalui penandatanganan kontrak Program Hilirisasi Riset Prioritas 2025 oleh perguruan tinggi penerima pendanaan, termasuk UGM, yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Dengan capaian ini, UGM tidak hanya mengukuhkan posisinya sebagai universitas riset unggulan, tetapi juga mempertegas kontribusinya dalam menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat. Program Hilirisasi Riset 2025 diharapkan menjadi katalis bagi lahirnya produk-produk riset yang berdaya saing global, mendukung agenda pembangunan nasional, serta berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Related Posts

UGM Gelar Sosialisasi Hibah Pengembangan Inovasi untuk Perkuat Hilirisasi Riset dan Kolaborasi

Berita Senin, 9 Maret 2026

Yogyakarta, 6 Maret 2026  – Direktorat Pengembangan Usaha (DPU) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Sosialisasi Hibah Pengembangan Inovasi pada Jumat, 6 Maret 2026.  Sosialisasi ini dilakukan untuk mendorong hilirisasi inovasi dosen di lingkungan Universitas Gadjah Mada menuju ekosistem industri dan dampak pada masyarakat secara nyata.

UGM Optimalkan PIAT sebagai Percontohan Pengelolaan Sampah Skala Mikro di Kampus

Berita Rabu, 25 Februari 2026

Komitmen pemerintah dalam menangani persoalan sampah nasional semakin ditegaskan melalui arahan Presiden kepada perguruan tinggi untuk mengembangkan teknologi pengolahan sampah yang aplikatif dan dapat diuji coba secara nyata.

DDR Madena, Alat Radiografi Digital Karya Dosen UGM Siap Bersaing di Pasaran

Berita Senin, 9 Februari 2026

Guru Besar bidang Ilmu Fisika Citra, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada, Prof. Dr. Gede Bayu Suparta, bersama tim merasa bersyukur karena produk teknologi Radiografi Sinar-x Fluoresensi Digital (RSFD) yang dirintis sejak tahun 1990 telah berhasil dipasarkan ke industri dan masyarakat.

RI Miliki 31.750 Flora dan 744 Ribu Fauna, UGM dan BRIN Dorong Penguatan Riset Biodiversitas

Berita Jumat, 6 Februari 2026

Indonesia dianugerahi kekayaan keanekaragaman hayati luar biasa dan dikenal di kancah internasional sebagai mega biodiversity country. Namun, kekayaan tersebut menghadapi berbagai tantangan serius, mulai dari deforestasi, perubahan iklim, pencemaran lingkungan, hingga perdagangan satwa ilegal.

Universitas Gadjah Mada

Direktorat Pengembangan Usaha UGM

Kantor Pusat UGM, Sayap Selatan, Lantai 2,

Bulaksumur, Yogyakarta 55281

Telp: +62274 5573 66

HP: +62 813-8268-8709

HP: +62 821-3766-4774

Email: ditpui@ugm.ac.id

Tentang Kami

Program

  • Pengelolaan Kawasan Sains dan Teknologi
  • Pengembangan Usaha
  • Innovative Academy
  • Intellectual Property Management Office (IPMO)

Hibah/Grant

  • Matching Fund Program
  • Prime STeP

Lain-Lain

  • Produk
  • Kerja Sama
  • Berita
  • Kontak

© 2026 Direktorat Pengembangan Usaha Universitas Gadjah Mada

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju