Program Innovation Grant merupakan program pendanaan dari Direktorat Pengembangan Usaha bersama Asian Development Bank (ADB) untuk pengembangan hilirisasi di Universitas Gadjah Mada.
Program Dana Padanan (PDP) atau Matching Fund (Kedaireka) merupakan program padanan dari dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi yang berupa dana padanan dari pemerintah terhadap dana dan atau sumber daya yang telah disediakan oleh pihak mitra untuk bekerjasama dengan perguruan tinggi, dunia usaha, dunia industri (DUDI), pemerintah, lembaga swadaya masyarakat yang berkelanjutan dan saling menguntungkan.
Tujuan utama program PDP adalah mendorong kerjasama yang saling menguntungkan antara pihak mitra dengan perguruan tinggi sesuai dengan masing-masing skema.
Dalam rangka mendorong kerjasama antara perguruan tinggi, dunia usaha, dunia industri (DUDI), pemerintah, lembaga swadaya masyarakat yang berkelanjutan dan saling menguntungkan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi meluncurkan program Matching Fund Tahun 2023.
Direktorat Pengembangan Usaha terus berusaha melebarkan sayap kerja sama dengan pihak eksternal untuk hilirisasi inovasi berbasis kampus sesuai misi yang digulirkan UGM untuk memperkuat perekonomian lokal ke ranah global.
Peluang kerja sama dilaksanakan dengan menerima kunjungan dari Jepang, yakni Project Manager Oriental Consultants Global, Naoto Morimoto beserta tim, Makoto Miyauchi dari Dream Incubator Inc., serta Takatoshi Takemoto dari Asia Seed sebagai perwakilan organisasi non-profit, Selasa (23/01).
Hargo Utomo sebagai Direktur Pengembangan Usaha menyambut baik mitra dari Jepang dan mengatakan bahwa kunjungan tersebut untuk membahas peluang kerja sama yang bisa dilakukan dengan UGM, khususnya Direktorat Pengembangan Usaha dengan Science Techno Park (STP)nya.
Hargo mengungkapkan bahwa ada 4 STP di Indonesia, salah satunya adalah UGM yang berfungsi sebagai satelit, menghubungkan titik-titik peluang, antara kampus dengan industri.
“Kami sangat inklusif, kolega di seluruh dunia kami sambut dan kami orkestrakan dari laboratorium ke pasar.
Universitas Gadjah Mada menjadi bagian dari langkah besar dalam kolaborasi kegiatan Massachusetts Institute of Technology Regional Entrepreneurship Acceleration (MIT-REAP) bersama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dan PT Paragon Technology and Innovation (Paragon Corp.) Langkah besar ini dilakukan melalui kegiatan Workshop MIT REAP di Gedung Pusat Universitas Gadjah Mada UGM (18/1) yang dihadiri oleh peserta dari elemen pemerintahan, akademia dan industri.
MIT, yang berpusat di Cambridge, Amerika Serikat, secara sinergis menjalin kemitraan dengan Kemendikbudristek untuk mendorong pembangunan ekosistem wirausaha di Indonesia melalui Regional Entrepreneurship Acceleration Program (REAP).
Program Dana Padanan (PDP) atau Matching Fund (Kedaireka) merupakan program pendanaan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang berupa dana padanan dari Pemerintah terhadap dana dan/atau sumber daya yang telah disediakan oleh pihak mitra untuk bekerjasama dengan perguruan tinggi dalam rangka mendorong terbentuknya ekosistem kolaborasi yang lebih erat dan terakselerasi antara kampus, Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI), institusi pemerintah, dan masyarakat yang berkelanjutan dan saling menguntungkan.
Tujuan utama program PDP adalah program untuk mendorong terjadinya kerjasama yang saling menguntungkan antara pihak perguruan tinggi dengan mitra sesuai dengan deskripsi masing-masing skema.
Pada tanggal 19 Desember 2023, Tim peneliti dari Pusat Kajian Sumberdaya Bumi Non Konvensional (UGRG) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) yang dipimpin oleh Prof. Ferian Anggara meluncurkan produk asam humat dan as fulvat yang merupakan hasil ekstraksi batubara peringkat rendah, serta briket dari batubara residunya.