Hibah Pengembangan Inovasi 2026: Mendorong Hilirisasi Riset dan Kolaborasi Pentahelix di UGM
Latar Belakang
Universitas Gadjah Mada melalui Science Techno Park (UGM STP) kembali meluncurkan program Hibah Pengembangan Inovasi (HPI) 2026 sebagai bagian dari proyek nasional PRIME STeP. Program ini dirancang untuk memperkuat sistem inovasi nasional melalui dukungan terhadap riset yang siap dihilirisasi. Dengan pendekatan berbasis luaran (output-based), hibah ini mendorong kolaborasi antara akademisi, industri, dan masyarakat. HPI 2026 juga menjadi sarana strategis untuk meningkatkan daya saing inovasi dalam negeri melalui peningkatan Tingkat Kesiapterapan Teknologi (TKT).
ย Tujuan
-
Memberikan dukungan kepada peneliti UGM yang telah mengembangkan inovasi dengan potensi implementasi nyata.
-
Mendorong kolaborasi pentahelix antara perguruan tinggi, industri, masyarakat, dan pemerintah.
-
Memfasilitasi hilirisasi hasil riset untuk menyelesaikan permasalahan nyata di masyarakat dan industri.
-
Meningkatkan kontribusi UGM dalam pengembangan teknologi dan inovasi nasional.
Sasaran
-
Dosen Universitas Gadjah Mada (sebagai ketua atau anggota tim) yang memiliki NIDN/NIDK.
-
Fokus pada empat bidang utama:
-
Kesehatan dan Farmasi
-
Agroindustri
-
Rekayasa dan Energi
-
Semikonduktor
-
Skema Proposal
-
Skema Scale-Up: Untuk inovasi pada TKT 6 yang ditargetkan naik ke TKT 7/8. Fokus pada validasi fungsional dan teknis dalam konteks operasional nyata.
-
Skema Preadoption/Uji Coba Pasar: Untuk inovasi pada TKT 8 yang ditargetkan naik ke TKT 9. Fokus pada uji coba proses fabrikasi dan validasi pasar.
Luaran yang Diharapkan
-
Skema Scale-Up: Laporan kenaikan TKT ke level 7/8/9 beserta bukti pendukung
-
Skema Preadoption:
-
Laporan kenaikan TKT ke level 9 beserta bukti pendukung
-
Dokumen business plan dan strategi difusi pasar
-
-
Luaran opsional: Kekayaan Intelektual dan Publikasi ilmiah terkait pengembangan inovasi
Total Pendanaan Hibah
Total dana disediakan: Rp46.000.000.000,00 (Empat Puluh Enam Miliar Rupiah)
ย